Teroris ISIS Lepaskan Asap Beracun ke Pabrik Sulfur di Mosul untuk Kacaukan Suasana

ISIS meledakkan pabrik sulfur di Mosul dua hari yang lalu dan menyebabkan dua orang warga dari perkampungan di sekitar pabrik tewas

Associated Press
Warga meninggalkan rumah mereka saat terjadi pertempuran hebat antara pasukan keamanan Irak dan kelompok ISIS yang memperebutkan Kota Mosul, Irak, Selasa (18/10/2016). Pergerakan pasukan Irak melambat Selasa kemarin karena NIIS menggunakan penduduk sipil sebagai perisai hidup. 

TRIBUNJATENG.COM, QAYYARAH -  Kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) melapaskan serangan asap beracun ke sebuah pabrik belerang di dekat Mosul, Irak, awal pekan ini. 

Informasi itu diungkapkan Jenderal Qusay Hamid Kadhem kepada kantor berita AFP, Sabtu (22/10/2016).

Qusay Hamid Kadhem mengatakan, akibat serangan ini setidaknya dua warga sipil tewas.

"ISIS meledakkan pabrik sulfur di Mosul dua hari yang lalu dan menyebabkan dua orang warga dari perkampungan di sekitar pabrik tewas," kata Qusay Hamid Kadhem.

Selama ini, di tengah krisis dan peperangan yang berkecamuk di Mosul, tak hanya kelompok pemberontak yang berhadapan dengan pasukan rezim Suriah dan Rusia sebagai pendukung.

Teroris ISIS pun muncul memperkeruh kondisi di wilayah itu. Hal tesebut semakin terasa saat tercapai kesepakatan gencatan senjata dari pasukan Suriah, demi memberi ruang evakuasi bagi warga sipil.

Dalam keadaan tersebut, tetap terjadi serangan-serangan di Mosul yang diduga dilakukan teroris ISIS. (Glori K. Wadrianto)

Editor: rustam aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved