Bocah Terpeleset di Saluran Irigasi Hanyut Sejauh 12 Kilometer Akhirnya Ditemukan Tim SAR

Bocah yang Terpeleset di Saluran Irigasi Hanyut Sejauh 12 Kilometer Akhirnya Ditemukan Tim SAR

Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/DANIEL ARI PURNOMO/HUMAS
Tim SAR gabungan temukan jenazah bocah yang hanyut di saluran irigasi, wilayah Desa Derik, Banjarnegara, Minggu (23/10/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Tim SAR gabungan temukan jenazah bocah yang hanyut di saluran irigasi, wilayah Desa Derik, Banjarnegara, Minggu (23/10/2016).

Jenazah bocah bernama Fikri Mahmud Rohman itu mengambang di Kedung Legok Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga. Tim SAR menemukan jenazah saat penyisiran sungai menggunakan perahu karet.

"Posisi jenazah sudah mengambang di sungai wilayah Dusun Kedung Legok. Jaraknya sekira 12 kilometer dari lokasi kejadian," ucap Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, Mulwahyono yang turut dalam operasi pencarian.

Usai dievakuasi, jenazah bocah berusia enam tahun itu langsung disemayamkan ke rumah duka, di Desa Derik RT 06 RW 03, Kecamatan Susukan, Banjarnegara.

Ditemukannya jenazah Fikri, lanjut Mul, menandakan ditutupnya operasi pencariah tersebut.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BASARNAS Pos SAR Cilacap, TRC BPBD Banjarnegara, Radio Antar-Penduduk Indonesia (RAPI), SAR Banjarnegara, Barisan Patriot Bela Negara (BPBN), Kepolisian Sektor Susukan, dan Komando Rayon Militer Susukan," tandas Mul.

Diberitakan Tribun Jateng, seorang bocah laki-laki berusia enam tahun hanyut di saluran irigasi, Desa Derik, Kabupaten Banjarnegara, Jumat (21/10/2016) sore, sekira pukul 15.00 WIB. Informasi yang dihimpun Tribun Jateng, korban bernama Fikri Mahmud Rohman, warga Desa Derik RT 06 RW 03, Susukan, Banjarnegara.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banjarnegara, Andri Sulistyo mengungkapkan, kejadian bermula saat Fikri dan dua rekan sebayanya melintasi saluran irigasi. "Saat melintasi saluran, tiba-tiba debit air meningkat. Mereka bertiga tersapu aliran air. Dua rekan Fikri dapat menepi, sedangkan Fikri hilang terbawa arus," ucapnya, Sabtu (22/10/2016).

Andri mengimbuhkan, pihaknya dibantu sejumlah personel Basarnas Kantor SAR Cilacap masih mengupayakan pencarian terhadap Fikri. "Kejadiannya hari Jumat. Informasi baru kami terima Sabtu pagi. Fokusnya masih pencarian korban," tuturnya. Andri mengatakan, saluran irigasi tersebut bermuara di Kali Sapi, yang merupakan anak Sungai Serayu. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved