Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Anggota ISIS Mulai Terdesak di Mosul, Mereka pun Mengubah Penampilannya Seperti Ini

Saya melihat banyak anggota ISIS yang penampilannya sangat berubah, mereka terlihat berbeda dengan sosok yang saya lihat sebelumnya

Associated Press
Warga meninggalkan rumah mereka saat terjadi pertempuran hebat antara pasukan keamanan Irak dan kelompok ISIS yang memperebutkan Kota Mosul, Irak, Selasa (18/10/2016). Pergerakan pasukan Irak melambat Selasa kemarin karena NIIS menggunakan penduduk sipil sebagai perisai hidup. 

TRIBUNJATENG.COM, KHAZIR -- Anggota kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) yang menduduki wilayah Mosul di Irak kini mulai terdesak.

Dikabarkan AFP, Rabu (26/10/2016), demi menyelamatkan diri dari tekanan pasukan Irak dan koalisi pimpinan AS, para anggota militan mulai mengubah penampilan.

Seorang saksi mata yang adalah warga di Mosul, mengungkapkan, para anggota ISIS mulai mencukur jenggot panjang yang selama ini menghiasi wajah mereka.

Hal ini dilakukan menyusul pergerakan pasukan Irak yang kian mendekat ke pusat Kota Mosul, saat ini.

Seiring posisi pasukan Irak yang mendekat, jumlah warga sipil yang menyelamatkan diri pun kian bertambah besar. 

Berbicara dari dalam wilayah Mosul, saksi mata itu mengatakan, para anggota ISIS terlihat sedang mempersiapkan sebuah serangan, setelah pasukan Irak maju hingga lima kilometer dari batas kota.

"Saya melihat banyak anggota ISIS yang penampilannya sangat berubah, mereka terlihat berbeda dengan sosok yang saya lihat sebelumnya," ungkap warga yang berdiam di sebelah timur Mosul, dan menyebut namanya Abu Saif.

"Mereka mencukur habis jenggot dan mengubah gaya berpakaian, mereka pasti takut karena pasukan Irak sudah dekat, mereka mungkin bersiap untuk kabur dari wilayah ini," sambung dia.

Warga dan prajurit militer menyebut, banyak anggota ISIS yang hijrah dari timur Mosul ke benteng tradisional di tepi barat dan Sungai Tigris. Dua jalur itu menjadi rute pelarian terdekat dari Suriah. 

Suara pertempuran di wilayah utara dan timur Mosul kini sudah bisa terdengar dari dalam kota.

Selain itu, jet-jet tempur Amerika Serikat pun sudah terbang rendah di atas kota. Demikian kesaksian warga setempat.

Sementara itu, puluhan ribu pejuang Irak telah maju dan mulai mengepung ke dalam Mosul dari selatan, timur dan utara setelah serangan diluncurkan pada 17 Oktober lalu. 

Misi ini digelar untuk merebut Mosul dari tangan ISIS. Mosul adalah wilayah pendudukan ISIS terbesar di Suriah. (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved