Empat Pemain PSIS Disiapkan Isi Posisi Feri Sebagai Gelandang Serang
Ada empat kandidat pemain yang disiapkan juru taktik Mahesa Jenar itu untuk mengisi posisi gelandang serang yang kosong.
Penulis: m alfi mahsun | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Muhamad Alfi M
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Kepastian Feri Ariawan yang absen dalam laga kandang PSIS Semarang lawan PSPS Pekanbaru karena suspensi akumulasi kartu kuning, Minggu (30/10/2016) sore, membuat Pelatih Eko Riyadi putar otak.
Ada empat kandidat pemain yang disiapkan juru taktik Mahesa Jenar itu untuk mengisi posisi gelandang serang yang kosong.
Feri memang satu dari beberapa pemain yang tidak pernah absen di tiap laga PSIS di Indonesia Soccer Championship (ISC) B sejak babak penyisihan. Kehilangan mantan pemain Persiba Balikpapan itu mengharuskn Eko mengobarkan pemain lain di posisi tertentu.
Empat nama tersebut yakni gelandang M. Yunus, striker Harry Nur, winger Dedi Cahyono dan Jordan Foranda. Keempatnya sudah mencoba peran sebagai gelandang dalam laga uji coba lawan PS Universitas Negeri Semarang (Unnes), Selasa (25/10/2016) kemrin di Stadion Jatidiri.
"Setelah laga lawan PS Unnes, latihan Kamis sorekami juga masih memantau pemain yang paling mampu mengisi posisi Feri. Konsekuensinya saya juga harus menambal posisi yang ditinggal pemain yang pindah ke posisi gelandang serang," ujar Eko usai latihan, Rabu (26/10/2016) sore.
M. Yunus merupkan pemain yang paling berpeluang. Sebab pemain yang sudah menjadi andalan Eko sejak di Persitema pada 2013 itu memang berposisi asli sebagai gelandang serang.
"Selama ini Yunus kami mainkan sebagai gelandang bertahan untuk menjaga alur permianan. Itu juga karena kehadiran Feri di tim jadi saya bisa menggeser Yunus agak main ke dalam. Dengan kondisi seperti ini Yunus bisa kembali ke posisi aslinya lagi," imbuh Eko.
Dengan perubahan posisi Yunus, duet breaker di lini tengah PSIS kemungkinan diisi Iwan Wahyudi dan Bayu Andra. Selain itu masih ada Ahmad Agung dan Edy Anto yang sejak 2005 hingga babak penyisihan lalu kerap berduet di jantung permainan Mahesa Jenar.
Namun bisa saja Yunus tetap sebagai gelandang bertahan berduet dengan satu diantara empat pemain tersebut. Lalu bagaimana alternatif komposisi lainnya?
"Saya juga coba mainkan pemain yang cepat dan agresif seperti Harry Nur, Dedi, dan Jordan. Jika ada yang saya mainkan di tengah tentu posisi sayap ada perubahan. Yanggi bisa saya geser dari sayap kanan ke kiri jika Harry Nur saya pasang di belakang striker. Sementara di kanan bisa Dedi, Jordan, maupun Dani. Kami masih punya stock pemain di lini tengah," terang Eko.
Lini tengah bagi PSIS memang krusial. Sebab lini ini jadi ruh permainan Fauzan Fajri dkk. Eko juga ingin suplay bola ke depan lebih baik. Sebab PSPS dikenal punya pertahanan gerendel dengan serangan balik yang kuat.
"Kami ingin membalas ke kalahan di pertenuan pertama di Pekanbaru awal Oktober kemarin. Kemenangan di kandang kami harapkan bisa diraih agar peluang ke babak selanjutnya makin terbuka," tandas Eko. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pelatih-psis-eko-londo_20160731_190152.jpg)