Tanpa Pongki, Jikustik Tampil Beda Bawakan Lagu Seribu Tahun Lamanya dan Puisi

Jikustik tampil menjadi pembuka dalam konser reuni Dewa 19 di Hotel Alila Solo, Rabu (26/10/2016).

Tanpa Pongki, Jikustik Tampil Beda Bawakan Lagu Seribu Tahun Lamanya dan Puisi
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Vokalis Jikustik, Brian Prasetyoadi saat bernyanyi di Panggung Konser Reuni Dewa 19 featuring Ari Lasso Ballroom Hotel Alila, Solo, Rabu (26/10/2016). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Jikustik tampil menjadi pembuka dalam konser reuni Dewa 19 di Hotel Alila Solo, Rabu (26/10/2016).

Tanpa Pongki dan Icha, Jikustik tampil dengan karakter baru.

Penyanyi baru mereka, Brian Prasetyoadi tampak menguasai lagu-lagu lama Jikustik tanpa terbebani karakter kuat Pongki.

Terlihat saat mereka membawakan lagu kedua mereka, Seribu Tahun Lamanya.

Aransemen lagu tersebut dibuat lebih menghentak dibanding lagu aslinya, ataupun lagu yang direcycle oleh Tulus.

Aransemen yang lebih keras juga terasa pada lagu lama Jikustik, yaitu Puisi.
Band asal Yogyakarta malam ini tampil dengan formasi barunya, yakni Brian (vokalis), Bayu (bass), Dadi (gitar, vokal), Adhit (kibor), dan Carlo (drum).

Jikustik membawakan delapan lagu, di antara ialah lagu baru, yakni Kenangan Indah, Please Don't Stop, dan So Sweet. (*)

Editor: tri_mulyono
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved