Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berantas Pungli

VIDEO Wakapolres Kudus Obrak-abrik Laci Petugas Samsat. Barang Ini Punya Siapa?

Wakapolres Kudus, Kompol M. Ridwan, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di kantor sistem administrasi manunggal satu atap (S‎amsat) setempat, (25/10)

Penulis: yayan isro roziki | Editor: iswidodo
tribunjateng/yayan isro roziki
Cek fisik sepeda motor di Samsat Kudus 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Wakapolres Kudus, Kompol M. Ridwan, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di kantor sistem administrasi manunggal satu atap (S‎amsat) setempat, Selasa (25/10). Tak hanya itu, Wakapolres juga memasang spanduk dan banner 'Stop Pungli', serta nomor layanan aduan yang bisa dihubungi.

"Ini menindaklanjuti perintah pimpinan, untuk cek langsung ke lapangan implementasi pemberantasan pungutan liar (pungli)," kata Wakapolres.

Disampaikan, pemasangan spanduk dan banner merupakan langkah preventif terhadap upaya pencegahan terjadinya pungli. "Dengan banner dan spanduk 'Stop Pungli', yang disertai adanya nomor layanan aduan, maka harapanna orang akan berpikir seribu kali untuk melakukan pungli, karena merasa diawasi," ucapnya.

cek fisik kendaran roda dua di samsat kudus
Petugas melakukan cek fisik kendaraan sepeda motor di Samsat Kudus

Dari pantauan Tribun Jateng, sesampainya di Samsat, Wakapolres langsung menuju ruang administrasi layanan cek fisik kendaraan. Di sana, perwira polisi berpangkat satu melati di pundak ini sempat 'mengobrak-abrik' laci petugas dan tumpukan map yang ada di meja.

Dari aksinya tersebut, Wakpolres tak menemukan adanya amplop, uang atau indikasi adanya praktik pungli. Ia hanya menemukan sebungkus rokok yang menyisakan isi beb‎erapa batang. "Ini punya siapa? Barang-barang yang tak perlu jangan ditaruh di sini," kata mantan Kapolsek Genuk, Kota Semarang itu.

Wakapolres Kudus, Kompol M Ridwan ok
Wakapolres Kudus, Kompol M. Ridwan

Disampaikan lebih lanjut, agar praktik anti-pungli ini tak hanya hanya 'hangat-hangat tai ayam' maka diperlukan partisipasi aktif dari masyarakat. "Kita harus open terhadap kegiatan ini, dan dilakukan pengecekan secara terus menerus, agar praktik anti-pungli ini dapat berkesinambungan, tak hanya euforia saat ini saja," tandasnya.

Lantaran itu, ia meminta dengan sangat kepada masyarakat agar segera melapor jika menemukan praktik pungli oleh petugas. Nomor call center Siaga Propam yang bisa dihubungi masyarakat Kudus adalah 081215272886. Menurut dia, nomor tersebut selalu aktif 24 jam, dan langsung terhubung ke petugas Propam. (tribunjateng/yayan isro roziki)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved