Breaking News:

Pemerintah Kejar Target 2 Juta Wisatawan Mancanegara Hingga 2019

Kota Semarang dipilih karena menjadi daerah yang pertumbuhan ekonominya cukup pesat termasuk dinamika kepariwisataannya.

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA
Wisatawan melihat prosesi anak-anak bajang yang mengikuti tradisi potong rambut gimbal di kompleks Candi Arjuna, Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Minggu (2/8/2015). Tradisi potong gimbal sebagai simbol memohon keselamatan itu menjadi atraksi budaya yang menarik wisatawan. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Pemerintah provinsi Jawa Tengah terus memacu pertumbuhan sektor pariwisata untuk mengejar target 2 juta turis hingga 2019. Salah satu upaya yang dilakukan, bekerjasama dengan Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) menggelar Bursa Wisata Indonesia (BWI) ke-3 di MG Setos Semarang, Kamis (27/10).

Ketua ASPPI DPD Jateng, Pranoto HP mengatakan, BWI merupakan pertemuan yang dirancang dengan menawarkan sebuah konsep bussiness to bussiness, dimana seller bertemu buyer.

Artinya seller, yaitu para pelaku usaha pariwisata dari dalam negeri dan luar negeri, diberikan kesempatan untuk bertemu dengan buyer potensial yang merupakan travel-agent dan biro perjalanan dari dalam dan luar negeri.

"Event ini juga merupakan forum ideal bagi para buyer untuk hal-hal antara lain memperoleh informasi terbaru terkait produk dan pelayanan pariwisata dari segala penjuru dunia, membangun jaringan bisnis baru, serta mengamati trend pariwisata," ujarnya.

Pranoto menambahkan, ajang promosi ini bersifat rutin tahunan diselenggarakan ASPPI selain Jawa Tengah Travel Mart. Kedua jenis event tersebut memiliki keunggulan dengan telah masuk dan diakui menjadi salah satu calender of event oleh Dinas Kebudayaan & Pariwisata Jateng.

Kota Semarang dipilih karena menjadi daerah yang pertumbuhan ekonominya cukup pesat termasuk dinamika kepariwisataannya. Dengan mengusung Visit Jawa Tengah, diharapkan Kota Semarang dapat menjadi destinasi bisnis bagi para pelaku wisata.

Untuk BWI III/2016 ini, ditargetkan jumlah pesertanya 350 buyer dan 100 seller, dengan nilai transaksi sebesar Rp2 milyar.

Sedangkan untuk ivent tahun sebelumnya yang diselenggarakan 3 November 2015 mencatatkan jumlah peserta 382 buyer dan 85 seller dengan nulai transaksi Rp925 juta.

"Perkembangannya terus meningkat, untuk BWI pertama tahun 2014, nilai transaksi mencapai Rp675 juta dari 245 buyer serta 78 seller," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved