Breaking News:

Menabung di Bank Bukopin Berhadiah Langsung Mobil All New Pajero Sport Dakar

Karyawan Bank Bukopin Cabang Semarang, turun ke jalan memberikan sosialisasi kepada pengunjung Car Free Day di kawasan Simpang Lima, Minggu (30/10)

Penulis: hermawan Endra | Editor: iswidodo
tribunjateng/hermawan endra
SOSIALISASI BUKOPIN - Para karyawan Bank Bukopin Cabang Semarang turun ke jalan memberikan sosialisasi kepada pengunjung Car Free Day di Kawasan Simpang Lima Semarang, Minggu (30/10) pagi. Upaya ini dilakukan untuk mendorong peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Industri perbankan terus mendorong upaya peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat sesuai intruksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seperti dilakukan karyawan Bank Bukopin Cabang Semarang, yang turun ke jalan memberikan sosialisasi kepada pengunjung Car Free Day di kawasan Simpang Lima Semarang, Minggu (30/10).

Pimpinan Bank Bukopin Cabang Semarang, Didik Zaenal Faizin mengatakan, ia bersama karyawannya rela mengorbankan hari libur untuk memberikan edukasi pentingnya menabung dan mengenalkan berbagai produk perbankan. OJK sendiri, telah menetapkan Oktober 2016 ini sebagai bulan inklusi keungan dengan target 75 persen hingga akhir 2019.

"Kami mendukung kebijakan itu dengan melakukan sosialisasi literasi dan inklusi keuangan lewat turun langsung ke jalan menyapa pengunjung Car Free Day memberikan sosialisasi," imbuhnya.

Ia menambahkan, akses masyarakat terhadap industri keuangan masih relatif rendah. Penyebabnya, sosialisasi produk keungan belum menjangkau masyarakat, terutama generasi muda. Konsep edutaiment dipilih agar masyarakat lebih memahami produk keuangan dari Bank Bukopin. "Di wilayah kami jumlah pemegang tabungan 32 ribu, targetnya di tahun ini ada penambahan 10 ribu," ujarnya.

bank bukopin sosialisasi di cfd semarang
SOSIALISASI BUKOPIN - Para karyawan Bank Bukopin Cabang Semarang turun ke jalan memberikan sosialisasi kepada pengunjung Car Free Day di Kawasan Simpang Lima Semarang, Minggu (30/10) pagi. Upaya ini dilakukan untuk mendorong peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

OJK telah melakukan Survei Nasional Literasi Keuangan pada tahun 2013 yang bertujuan untuk memotret kondisi tingkat literasi dan inklusi keuangan. Berdasarkan hasil tersebut diketahui bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 21,84% dengan tingkat inklusi keuangan sebesar 59,74%.

Kepala Kantor Regional 3 OJK, Moch Ihsannudin mengatakan, tingkat literasi keuangan masyarakatnya sebesar 19,25% dengan tingkat inklusi keuangan masyarakat mencapai 41%. Secara nasional maupun provinsi, tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat terdapat pada sektor Perbankan.

"Hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat di Indonesia terhadap lembaga keuangan, produk atau layanan jasa keuangan masih rendah dan tidak merata pada setiap sektor industri jasa keuangan sehingga memiliki implikasi pada tingkat pemanfaatan produk serta layanan jasa keuangan," imbuhnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo beberapa waktu lalu mengatakan, masih rendahnya memahaman masyarakat terkait pengelolaan finansial di provinsi ini membuat banyak yang terjerumus terhadap investasi bodong. Menurutnya, dari 33 juta jumlah penduduk di Jateng, tingkat literasi keuangan baru mencapai 19 persen.

"Masih banyak masyarakat yang belum cerdas soal pengelolaan keuangan, kurang literasi sehingga mereka mencari jalan pintas dengan pergi ke dukun karena pengen cepat dapat uang. Padahal itu tidak benar, dan justru menjerumuskan," imbuhnya

Selain mendorong upaya peningkatan indeks literasi, upaya turun langsung ke jalan ini juga sekaligus mengenalkan program baru yakni, Nabung Seru Bank Bukopin. Melalui fasilitas ini, nasabah bisa mendapatkan hadiah langsung tanpa diundi dengan cara menempatkan dana dengan jangka waktu tertentu.

bank bukopin sosialisasi di simpanglima
SOSIALISASI BUKOPIN - Para karyawan Bank Bukopin Cabang Semarang turun ke jalan memberikan sosialisasi kepada pengunjung Car Free Day di Kawasan Simpang Lima Semarang, Minggu (30/10) pagi. Upaya ini dilakukan untuk mendorong peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Didik menjelaskan, periode program Nabung Seru Bank Bukopin berlangsung 1 Agustus-31 Desember 2016. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK)

Ia mengilustrasikan, bagi nasabah yang ingin membawa pulang Mitsubishi All New Pajero Sport Dakar 4x2 AT secara gratis, bisa dengan menempatkan dana sejumlah Rp 7,2 miliar dan dikunci selama dua tahun.

"Kami menyiapkan berbagai macam hadiah, mulai dari gadget, kendaraan bermotor, mobil, vocer belanja serta wisata, dan masih banyak lagi. Adapun nominal penempatan dana mulai dari Rp 13 juta, dengan jangka waktu maksimal enam tahun. Besaran penempatan dana dan jangka waktu disesuaikan tergantung hadiah yang diinginkan nasabah," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved