Turki Pecat 80 Ribu Lebih PNS

Berita pemecatan para dosen, guru dan pekerja kesehatan itu dimuat suratkabar Sabtu petang.

abc.net.au
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. 

Turki telah memecat lebih dari 10 ribu orang pegawai negeri atau PNS dalam lanjutan penindakan pemerintah setelah kudeta yang gagal bulan Juli lalu.

Berita pemecatan para dosen, guru dan pekerja kesehatan itu dimuat suratkabar Sabtu petang.

Turki sudah memecat lebih dari 80 ribu orang PNS dan menangkap lebih dari 30 ribu orang sehubungan dengan kudeta itu.

Presiden Recep Tayyip Erdogan telah berkali-kali menuduh ulama Fethullah Gulen mendalangi usaha kudeta yang menewaskan paling sedikit 270 orang itu.

Gulen yang berusia 75 tahun telah mengasingkan diri di Amerika Serikat sejak tahun 1999 dan membantah keterlibatan apapun dalam usaha kudeta itu.

Meski Gulen telah menyatakan hal itu, Turki menghendaki agar Gulen diekstradisi.

Presiden Amerika Barack Obama mengatakan kepada Erdogan dalam pertemuan puncak G-20 sebelumnya tahun itu, Washington bersedia menawarkan bantuan apapun yang diperlukan untuk menyelidiki kudeta itu dan menyeret orang-orang yang bertanggung-jawab ke pengadilan.

Tetapi para pejabat Amerika telah mengatakan setiap ekstradisi harus disetujui pengadilan Amerika Serikat. (VOA)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved