Breaking News:

WADUH, Delapan Anggota DPRD Tanggamus Lampung Mendapat Teror Setelah Laporkan Bupati ke KPK

Ada pihak-pihak yang mengamati pergerakan mereka, dari mulai berangkat kerja hingga pulang ke rumah

Editor: abduh imanulhaq
TRIBUN LAMPUNG/FERDIANSYAH
Bupati Tanggamus Bambang Kurniawan saat akan diperiksa KPK di SPN Kemiling, Bandar Lampung, Kamis (14/4/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Delapan anggota DPRD Tanggamus mendapat perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Kedelapan anggota Dewan tersebut terpaksa dilindungi karena mendapat teror terkait penyidikan dugaan suap pengesahan APBD Kabupaten Tanggamus tahun anggaran 2016.

Kasus tersebut menjerat Bupati Bambang Kurniawan.

"Ada upaya agar mereka ini di-PAW (pergantian antarwaktu). Ada pula beberapa tindakan yang berusaha menyingkirkan peran mereka di DPRD. Bahkan mereka juga dibuntuti, mendapat teror," kata Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai seusai bertemu Biro Hukum KPK di gedung KPK, Jakarta, Kamis (3/11/2016).

Selain diancam diganti, Semendawai mengatakan para anggota DPRD Tanggamus semakin merasa tertekan.

Ada pihak-pihak yang mengamati pergerakan mereka, dari mulai berangkat kerja hingga pulang ke rumah.

Baca: KPK Periksa Bupati Tanggamus Lampung dalam Kasus Dugaan Gratifikasi Pengesahan APBD

Semendawai enggan merinci siapa pelaku yang membuntuti delapan anggota dewan tersebut.

Semendawai mengatakan pihaknya menggandeng kepolisian untuk memastikan keamanan dan keselamatan delapan anggota Dewan tersebut.

"Bagi kami ini kan indikasi bahwa mereka ini perlu dilindungi. Jangan sampai sudah terjadi satu kejadian, baru kita berikan perlindungan," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved