Sejak Ambrol Tahun 2015, Jembatan Penghubung Antar Desa di Kudus Ini Pengerjaannya Belum Rampung

Disebutkan, jembatan baru ini memiliki lebar sekitar enam meter dan panjangnya juga sekitar enam meter.

Sejak Ambrol Tahun 2015, Jembatan Penghubung Antar Desa di Kudus Ini Pengerjaannya Belum Rampung
Tribun Jateng/Yayan Isro Roziki
Pekerja menyelesaikan pengerjaan Jembatan Madaran, yang menghubungkan dua desa dari dua kecamatan berbeda, Jumat (4/11) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Jembatan Madaran di Kabupaten Kudus, yang melintang ‎di atas Kali Lanang, bakal segera bisa kembali berfungsi, setelah sempat ambrol lantaran digerus derasnya arus sungai pada akhir 2015 silam. Meski demikian, jembatan itu hingga Jumat (4/11/2016) pengerjaannya belum selesai. 

Jembatan yang menghubungkan Desa Mijen (Kecamatan Kaliwungu) dan Desa Getasrabi (Kecamatan Gebog) ini, diperkirakan sepenuhnya rampung pada Selasa (8/11) mendatang.

"Ini sudah 95 persen lebih, tinggal pengaspalan. Besok sudah mulai diaspal, saat ini pengerasan jalan di dua sisi ujung jembatan," kata pelaksana proyek, Kusmanto, dari CV Utama Karya, Jumat (4/11).

Disampaikan, penyelesaian proyek jembatan bernilai sekitar Rp 768 ‎juta ini lebi cepat dari kontrak yang disepakati. Menurut dia, sesuai kontrak tenggat waktu pembangunan jembatan berakhir pada 28 November mendatang.

"Kita bisa kerjakan lebih cepat sekitar tiga minggu dari kontrak," sambungnya.

Disebutkan, jembatan baru ini memiliki lebar sekitar enam meter dan panjangnya juga sekitar enam meter.

"Sebelumnya, dimensi jembatan yang ambrol panjangnya hanya ‎empat meter dengan lebar 2,5 meter. Jadi, yang baru ini lebih panjang dan lebar," ucapnya.

Untuk memperkuat jembatan, juga dibangun talud di dua sisi jembatan sepanjang 28 meter. "Dengan adanya talud, jembatan akan jadi lebih kuat dan tak gampang tergerus derasnya arus air sunga‎i," imbuhnya.

Warga sekitar, Supriyadi, mengaku senang dengan segera selesainya pembangunan jembatan yang tak jauh dari rumahnya. Menurut dia, hal ini akan memudahan akses penghubung bagi warga di dua desa.

"Meski belum selesai sepenuhnya, dari kemarin jembatan sudah bisa dilewati kendaraan roda dua. Dengan selesainya jembatan ini, warga tak perlu lagi memutar jauh jika henda ke desa tetangga," ucapnya. (*)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: a prianggoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved