Dikenai Tarif Parkir Melebihi Yang Diatur Perda? Asosiasi Parkir Nyatakan Itu Pungli

Asosiasi Parkir Surakarta (Asprata) akan menindak tegas juru parkir (Jukir) yang kedapatan menarik pungutan liar (Pungli) terhadap pengguna

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Asosiasi Parkir Surakarta (Asprata) akan menindak tegas juru parkir (Jukir) yang kedapatan menarik pungutan liar (Pungli) terhadap pengguna jasa parkir.

"Kami akan mencabut Kartu Tanda Anggota (KTA) petugas parkir yang meminta uang melebihi tarif yang ditentukan. Karena itu termasuk kategori pungutan liar (Pungli)," ujar Humas Asparta, Ngadiyo, Senin (7/11/2016).

Ngadiyo mencontohkan, Pungli yang biasanya banyak menimpa pengguna jasa parkir adalah saat Jukir meminta uang dua kali lipat tanpa diserta bukti tertulis.

"Misalnya pengunjung parkir dimintai uang parkir tetapi lebih dari peraturan daerah (Perda) yang ada tanpa menyerahkan bukti tertulis itu bisa dianggap Pungli," sambungnya.

Masyarakat atau pengguna jasa parkir juga diminta melaporkan pungli kepada asosiasi, seandainya mengetahui praktik melanggar hukum itu.

Laporan tersebut akan ditindaklanjuti Asparta, dengan memberikan peringatan dan tindakan tegas kepada Jukir bersangkutan.

"Jadi jangan sampai masyarakat dirugikan oleh petugas parkir, sebab ada juga petugas yang tidak memiliki KTA namun melakukan penarikan. Terutama saat event-event pernikahan, dan sebagainya," paparnya.

Jika memang Jukir itu resmi dan ber-KTA, namun melakukan pelanggaran, Ngadiyo mengatakan Asparta akan mencabut KTA Jukir yang bersangkutan.

Saat ini, tercatat 2.500 jukir se-Kota Solo tergabung dalam asosiasi tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo, Yosca Herman Soedradjad mengapresiasi langkah yang dilakukan Asparta.

"Kami sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Asparta. Selama ini pengawasan Jukir tidak bisa dilakukan oleh Pemkot, karena jumlahnya ribuan orang," ungkapnya. (*)

Penulis: suharno
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved