Breaking News:

Aparat Polres Kudus Tak Tegas dan Tak Punya Sikap Atasi Aduan Warga Soal Bendung Logung

Menurut dia, proses hukum yang berlarut-larut dan terkatung-katung tak akan menyelesaikan masalah, dan justeru merugikan pihak-pihak terkait.

Penulis: yayan isro roziki | Editor: a prianggoro
tribunjateng/dok
News Analysis oleh Yusuf Istanto | Pengamat Hukum dan Sosial Universitas Muria Kudus (UMK) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pengamat sosial dan hukum Universitas Muria Kudus (UMK), Yusuf Istanto, mengatakan polisi harus tegas dan segera mengambil tindakan, dalam menyikapi kasus aduan warga terhadap pelaksana proyek Bendung Logung‎, yang diduga melakan perusakan lahan dan tanaman.

Menurut dia, proses hukum yang berlarut-larut dan terkatung-katung tak akan menyelesaikan masalah, dan justru merugikan pihak-pihak terkait.

"Polisi harus segera mengambil sikap, tentu melalui mekanisme gelar perkara terlebih dahulu," katanya, Rabu (9/11).

Disampaikan, jika hasil gelar perkara kasus ini layak untuk dinaikkan ke pengadilan, karena telah memenuhi unsur-unsur hukum yang ada, maka segera limpahkanlah perkara ini ke kejaksaan.

Selanjutnya, menurut dia, biarlah nanti putusan pengadilan yang menentukan, apakah pelaksana memang benar telah melanggar hukum atau tidak.

Sementara, jika memang hasil gelar perkara‎ tidak ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pelaksana proyek, maka segeralah terbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3).

"Lebih cepat ada kejelasan, lebih baik," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved