Begini Detik-detik Penyelamatan Dua Pria Terjebak Arus Deras di Banjir Kanal Barat

Begini Detik-detik Penyelematan Dua Pria Terjebak Arus Deras di Banjir Kanal Barat

Penulis: galih permadi | Editor: iswidodo
tribunjateng/galih permadi
DRAMATIS - Tim SAR Gabungan berusaha menyelamatkan dua warga Banyumanik yang terjebak derasnya arus di Banjir Kanal Barat, Pleret, Kota Semarang, Rabu sore (9/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dua warga yang kemudian teridentifikasi sebagai Riyadi dan Sulis, warga Banyumanik membuat geger warga Pleret, Kota Semarang, Rabu (9/11) malam.

Mereka terjebak di tengah arus deras Banjir Kanal Barat (BKB). Posisi mereka di tanah gundukan atau pulau kecil pemecah arus di BKB tersebut.

Awalnya Yadi dan Sulis berniat mencari ikan. Saat itu, arus masih kecil sehingga mereka mudah menyeberang ke tengah berupa gundukan tanah luas. "Niatnya mau cari ikan. Arusnya mumpung lagi kecil," kata Yadi.

DRAMATIS evakusi terhadap dua warga terjebak banjir bkb
DRAMATIS - Tim SAR Gabungan berusaha menyelamatkan dua warga Banyumanik yang terjebak derasnya arus di Banjir Kanal Barat, Pleret, Kota Semarang, Rabu sore (9/11/2016).

Sekitar pukul 18.00, mendadak arus air menjadi sangat deras. Yadi dan Sulis memilih menunggu air surut. "Ndilalah airnya jadi gede. Kami ngga berani menyeberang lebih baik menunggu air surut," kata Yadi yang tampak menggigil kedinginan.

Warga yang melihat keduanya terjebak lantas menghubungi petugas. Puluhan Tim SAR Gabungan pun turun berupaya menyelamatkan keduanya.

Detik-detik menegangkan terjadi ketika Sulis berusaha diselamatkan. Sulis menggunakan jaket penyelamatan dan terikat tali. Sulis lalu diminta menjauh sekitar 10 meter.

dramatis proses evakuasi dua warga terjebak banjir bkb
DRAMATIS - Tim SAR Gabungan berusaha menyelamatkan dua warga Banyumanik yang terjebak derasnya arus di Banjir Kanal Barat, Pleret, Kota Semarang, Rabu sore (9/11/2016).

Tim gabungan memegang tali yang terhubung badan Sulis. Setelah ada aba-aba dari petugas, Sulis lantas melompat. "Siap...siap...1, 2,3," teriak petugas. "Byur!" Sulis melompat ke dalam air. Lalu serentak petugas menarik tali sekuat tenaga dan berhasil membawa tubuh Sulis ke pinggir. Tepuk tangan petugas dan puluhan warga yang menonton pun terdengar.

Kali ini giliran Yadi. Proses penyelamatan serupa dengan penyelamatan Sulis. Yadi pun melompat dan berhasil ditarik ke pinggir. "Kami ikatkan simpul delapan ke tubuh mereka. Kami pakai dua tali untuk antisipasi jika tali pertama lepas," ujar Rindang Krisnavianto, petugas dari Basarnas Jawa Tengah. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved