Bank Jateng Sediakan Modal Rp 400 Miliar bagi UMKM

Bank Jateng siap menggelontorkan dana hingga Rp 400 miliar untuk permodalan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Bank Jateng Sediakan Modal Rp 400 Miliar bagi UMKM
tribunjateng/m zainal arifin
Direktur Keuangan Bank Jateng, Radjim (kanan) menerima penghargaan kategori business practitioner dari International Council for Small Business (ICSB) Indonesia di Ballroom RRI, Jalan A Yani Semarang, Rabu (9/11/2016). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Bank Jateng siap menggelontorkan dana hingga Rp 400 miliar untuk permodalan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dana tersebut dikucurkan lewat kredit tanpa agunan (KTA) berbunga rendah melalui program Mitra-25 dan Mitra-02.

"Program ini sudah berjalan. Target kami, hingga Desember 2016, dana yang tersalurkan mencapai Rp 400 miliar," ungkap Direktur Keuangan Bank Jateng, Radjim, Rabu (9/11).

Radjim mengungkapkan, Mitra-25 merupakan program untuk memperkuat permodalan UMKM. Program yang dibuka sejak April 2016 itu telah diminati 5.000 nasabah. Dari plafon Rp 350 miliar hingga Desember, saat ini, dana yang disalurkan telah mencapai Rp 100 miliar.

"Dana yang kami berikan tidak dipotong provisi, administrasi maupun asuransi. Sebab, untuk asuransi telah di-back up dan dibayar bank. Kami harap, realisasi ini mampu mendukung program pemerintah daerah dalam mengurangi kemiskinan dan penyediaan tenaga kerja," imbuhnya.

Sementara program Mitra-02 diperuntukkan bagi perintis usaha baru. Khusus program ini, hingga akhir tahun 2016, pihaknya menyediakan dana Rp 50 miliar. "Untuk mendapatkan Mitra-25 dan Mitra-02, caranya cukup mudah. Silakan mengajukan permohonan atas usahanya, dilengkapi izin usaha. Kalau tidak punya, sertakan keterangan dari kelurahan. Yang penting, saat mengajukan, tidak sedang menikmati kredit dari bank lain," jelas Radjim.

Tak hanya menyediakan modal, Bank Jateng juga memberi pendampingan dalam hal peningkatan kualitas produk, packaging, sampai pemasaran. Tak heran, pihaknya belum menerima laporan adanya nasabah penerima bantuan modal yang gulung tikar. Untuk program ini, Bank Jateng bekerjasama dengan dinas terkait dan perguruan tinggi yang peduli pada pengembangan UMKM.

Komitmen Bank Jateng ini berbuah penghargaan katagori Business Practitioner dari International Council for Small Business (ICSB)-Indonesia. Penghargaan diterima Radjim di Ballroom RRI di Jalan Ahmad Yani, Kota Semarang, Rabu (9/11).

"Bank Jateng menunjukan kepedulian ke UMKM tak hanya lewat modal. Kalau cuma memberi modal, siapapun bisa. Tapi, Bank Jateng juga menunjukkan aspek sosial dan spiritual lewat pendampingan," kata Executive President ICSB-Indonesia, Jackie Mursi, mengungkapkan alasan pemilihan Bank Jateng sebagai penerima penghargaan.

Menurut Mursi, penghargaan dari ICSB ini merupakan yang pertama diberikan. Harapannya, lebih banyak perusahaan yang memperhatikan UMKM. (tribunjateng/nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved