BREAKING NEWS: Kantor Kas Bank Jateng di RSUD Salatiga Dirampok, Satpam dan Karyawan Disekap

Pada Senin (14/11/2016) sekitar pukul 13.00 tadi, Kantor Kas (KK) Bank Jateng Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jalan Osamaliki Nomor 19 Kota Salatiga di

BREAKING NEWS: Kantor Kas Bank Jateng di RSUD Salatiga Dirampok, Satpam dan Karyawan Disekap
GOOGLE
Ilustrasi perampokan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Pada Senin (14/11/2016) sekitar pukul 13.00 tadi, Kantor Kas (KK) Bank Jateng Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jalan Osamaliki Nomor 19 Kota Salatiga dirampok oleh sekitar 4 orang bersenjata.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribun Jateng, Senin (14/11/2016), sebelum menggasak uang tunai yang ada di KK Bank Jateng RSUD Salatiga, mereka menyekap seorang satpam dan dua pegawai KK Bank Jateng RSUD Salatiga di ruang kamar mandi menggunakan lakban.

Kantor kas tersebut terletak di bagian belakang, berdekatan dengan lokasi parkir sepeda motor Kompleks RSUD dan bersebelahan dengan Stadion Kridanggo Kota Salatiga. Dari keterangan pegawai Bank Jateng, ketika itu kondisi kantor sedang tutup atau memasuki jam istirahat.

Saat itu, beberapa karyawan bank baru selesai menghitung uang yang masuk ke bagian teller atau hasil transaksi sejak pagi hingga siang hari. Uang tersebut pun rencananya akan disetorkan ke Kantor Cabang Bank Jateng di Jalan Pemuda Kota Salatiga. Namun, di saat hendak keluar kantor tiba-tiba masuk 4 pria bersenjata.

“Dia menodongkan pistol kepada Muhammad Sani (33), satpam KK Bank Jateng RSUD Kota Salatiga, dan kedua pegawai yakni Kepala KK Bank Jateng Hesti (28) dan petugas teller KK Bank Jateng Dhani (25),” kata pegawai Kantor Cabang Bank Jateng Salatiga yang enggan disebutkan namanya kepada Tribun Jateng, Senin (14/11/2016).

Setelah itu, lanjutnya, mereka menyekap tiga karyawan dan menggasak tumpukan uang tunai yang hendak disetorkan ke Kantor Cabang Bank Jateng Kota Salatiga. Infonya, mereka kabur mengendarai dua sepeda motor. Selang beberapa lama kemudian, Sani berhasil melepas ikatan lakban kemudian berteriak minta tolong.

“Beberapa pegawai dan pengunjung pasien RSUD Salatiga yang mendengar teriakan dari dalam kantor kas tersebut kemudian menolong mereka. Dan mencoba menghubungi pihak kepolisian. Saat ini pihak Polres Salatiga sedang olah tempat kejadian perkara (TKP),” terangnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP Moch Zazid mengutarakan, hingga sore ini pihaknya masih melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Beberapa saksi termasuk pegawai di bank tersebut pun sedang dimintai keterangan.

“Selain meminta keterangan dari saksi, korban, kami juga akan melihat rekaman CCTV yang ada di dalam KK Bank Jateng RSUD Salatiga. Semoga bisa dilihat dan bisa segera tertangkap keempat pelaku itu. Uang yang digasak kisarannya mencapai sekitar Rp 200 juta. Untuk pastinya, saat ini masih dalam penyidikan,” jelasnya.

Sekretaris Perusahaan Bank Jateng, M Zaenal, membenarkan terjadinya perampokan kantor kas Bank Jateng di Salatiga dan sudah ditangani pihak berwajib.

Menurut Zaenal, manajemen Bank Jateng sudah mengantisipasi kasus tersebut sehingga dijamin pelayanan kepada nasabah tidak akan terhambat.

"Kami menjamin besok pagi dan seterusnya pelayanan tetap normal seperti semula," katanya kepada Tribun Jateng, Senin (14/11/2016).

Zaenal juga berharap pelaku perampokan bisa segera tertangkap dan diproses secara hukum. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved