Rusia Tembakan Peluru Kendali Dan Libatkan Kapal Induk Untuk Serangan ke Suriah
Shoigu menyatakan, kapal fregat menembakkan rudal jelajah dan menerbangkan sejumlah jet tempur dari Admiral Kuznetsov
TRIBUNJATENG.COM - Untuk pertama kalinya, Rusia gunakan kapal induk dalam penyerangan ke para pemberontak di Suriah.
Selasa (15/11/2016) ini, Rusia lancarkan serangan peluru kendali ke negara yang sudah lebih dari lima tahun ini dilanda perang saudara tersebut.
Demikian dikatakan Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu.
Shoigu menyatakan, kapal fregat menembakkan rudal jelajah dan menerbangkan sejumlah jet tempur dari Admiral Kuznetsov, satu-satunya kapal induk Rusia, yang dilibatkan dalam pertempuran tersebut.
Beberapa rudal telah dilepaskan dari sistem rudal bergerak yang berada di darat di wilayah Suriah, seperti dilaporkan Reuters.
Saat melapor pada Presiden Vladimir Putin di Rusia selatan, Shoigu mengatakan, Rusia menargetkan beberapa titik yang berhubungan dengan kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) dan Front Nusra yang berubah nama menjadi Jabhat Fateh al-Sham di Provinsi Homs dan Idlib.
"Kami melaksanakan pengamatan secara menyeluruh di semua target," kata Shoigu. "Kami berbicara tentang gudang amunisi, pusat pelatihan teroris....dan industri," ujarnya.
Shoigu menyatakan serangan akan terus berlangsung.
Dia tidak menyebut Aleppo yang menurut kesaksian pejabat sipil dan beberapa warga juga mengalami serangan udara di beberapa distrik yang dikuasai pemberontak di wilayah timur untuk pertama kalinya dalam beberapa pekan ini.
Stasiun televisi milik pemerintah Suriah melaporkan, pasukan udara Suriah melakukan serangan di Aleppo, Selasa.
Rusia menyatakan pasukan udara saat ini menghormati moratorium sepihak untuk tidak menyerang pemberontak di wilayah Aleppo. (KOMPAS.com/Pascal S Bin Saju)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kapal-induk-rusia-admiral-kuznetzov_20161019_211133.jpg)