Tingkat Keterisian Kereta Solo-Jogja Selalu 100 Persen Perhari , Kadang Sampai Tolak Penumpang

Meski animo masyarakat yang begitu tinggi akan kereta lokal Solo-Jogja ini, akan tetapi jumlah armadanya terbatas hanya empat

Tingkat Keterisian Kereta Solo-Jogja Selalu 100 Persen Perhari , Kadang Sampai Tolak Penumpang
prameks

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Tingkat keterisian kereta lokal Prambanan Ekspres (Prameks) Solo-Jogja, menurut Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto, selalu terisi penuh tiap hari.

"Rata-rata tiap hari okupansi atau tingkat keterisian kereta api lokal Solo-Jogja hampir selalu 100 persen," ujarnya saat dijumpai di Stasiun Solo Balapan, Kamis (17/11/2016).

Eko menjelaskan jumlah riil penumpang kereta api Solo-Jogja yakni 6.000 hingga 8.000 penumpang per harinya.

"Bahkan kami sering menolak penumpang di akhir pekan atau jam padat penumpang karena sudah terisi penuh," sambungnya.

Meski animo masyarakat yang begitu tinggi akan kereta lokal Solo-Jogja ini, akan tetapi jumlah armadanya terbatas hanya empat.

Itupun menurut Eko, empat armada kereta lokal Solo-Jogja tidak semuanya Prameks karena sudah dibantu kereta Sriwedari dan kereta Odong-odong.

"Ada kereta Odong-odong yang rangkaiannya minim untuk diperbantukan melayani rute Solo-Jogja. Hal ini kenapa kami mengusulkan adanya pembangunan jalur KRL (kereta listrik) di jalur ini," tandasnya. (*)

Penulis: suharno
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved