Besok, Menteri Infrastruktur dan Lingkungan Belanda Kunjungi Semarang

Kerja sama Belanda dan Indonesia di bidang infrastruktur menitikberatkan pada manajemen air, terutama pengendalian banjir.

Besok, Menteri Infrastruktur dan Lingkungan Belanda Kunjungi Semarang
Kompas.com
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Infrastruktur dan Lingkungan Belanda Melanie Schultz van Haegen di Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (21/11/2016). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kerja sama Belanda dan Indonesia di bidang infrastruktur menitikberatkan pada manajemen air, terutama pengendalian banjir.

Semarang merupakan kota yang kerap dilanda banjir rob.

Penyebabnya antara lain, muka laut lebih tinggi dibanding daratan.

Untuk mengatasinya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan berbagai upaya penanggulangan.

Misalnya dengan cara memasang polder-polder.

Upaya penanganan banjir rob ini menjadi perhatian khusus Pemerintah Belanda.

Mereka mengutus Menteri Infrastruktur dan Lingkungan, Melanje Schultz van Hagen mengunjungi Semarang pada Selasa (22/11/2016).

"Kami berdiskusi tentang rencana untuk mengunjungi Semarang besok. Basuki (Menteri PUPR Basuki Hadimuljono), akan menemani kami," ujar Melanie di Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (21/11/2016).

Basuki menginformasikan kepada Melanie, di Semarang telah dibangun 5 polder, yaitu satu di barat, dua di tengah, dan 2 di daerah pinggiran. 

Bahkan, sebuah polder tersebut dibangun atas kerjasama dengan pihak Belanda.

"Di timur ada Polder Banger yang dibangun menanggulangi banjir di sekitar kali Banger," kata Basuki.

Seperti dilansir Kompas.com, pembangunan polder itu adalah untuk mencegah rob dari laut khususnya dari Banjir Kanal Timur Semarang.

Polder ini memiliki area tangkapan sebesar 543 hektar di Timur Semarang.

Secara demografis, sosial, dan ekonomi, banjir ini berdampak pada 84.000 jiwa dengan 38 persen di antaranya merupakan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). (KOMPAS.com/Arimbi Ramadhiani)

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved