Elektabilitas Agus-Sylvi Kalahkan Ahok-Djarot, Saat Responden Ditanya,Ini Jawaban Spontan Mereka

Burhan menyebut pihaknya juga sempat menanyakan kepada responden untuk menjawab secara spontan siapa tokoh yang akan mereka pilih sebagai gubernur DKI

Elektabilitas Agus-Sylvi Kalahkan Ahok-Djarot, Saat Responden Ditanya,Ini Jawaban Spontan Mereka
INSTAGRAM.COM/ANIESBASWEDAN
Senyuman mengembang dari bibir pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, pasangan Agus Harimurti dan Sylviana Murni serta pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. 

TRIBUNJATENG.COM - Hasil survei terbaru yang digelar lembaga survei Indikator menempatkan calon gubernur dan calon wakil gubernur nomor satu, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, pada urutan pertama.

Elektabilitas Agus-Sylvi disebut sudah berada di angka 30,4 persen saat ini.

Agus-Sylvi disebut mengungguli pasangan nomor dua, Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, yang berada di urutan kedua dengan eletabilitas 26,2 persen.

Sementara itu, pasangan nomor tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, disebut berada pada urutan ketiga dengan elektabilitas 24,5 persen.

"Tapi ketiganya punya peluang masuk putaran kedua. Tidak ada satu pun yang bisa mengklaim bisa menang satu putaran," kata Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi saat mengumumkan hasil survei di kantornya di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2016).

Burhan menyebut pihaknya juga sempat menanyakan kepada responden untuk menjawab secara spontan siapa tokoh yang akan mereka pilih sebagai gubernur DKI.

Hasilnya, Agus berada pada urutan pertama dengan 22,3 persen; Ahok pada urutan kedua dengan 19,4 persen; disusul berturut-turut Anies dengan 17,4 persen; Sandiaga Uno dengan 0,4 persen; Djarot Saiful Hidayat dengan 0,2 persen; dan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dengan 0,1 persen.

"Ada yang menjawab Habib Rizieq kami tidak bisa melarang. Namanya juga jawaban spontan," ujar Burhan.

Menurut Burhan, survei dilakukan pada 15 November sampai 22 November 2016, atau dimulai sehari sebelum Ahok ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama.

Survei dilakukan terhadap 798 responden warga DKI Jakarta yang sudah mempunyai hak pilih.

Halaman
12
Editor: muslimah
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved