Breaking News:

Polri Waspadai Ada Penumpang Gelap di Aksi Bela Islam III Pada 2 Desember

Kelompok teroris yang tergabung dalam gerakan radikal terbukti menyusup dalam aksi damai 4 November 2016.

Editor: galih pujo asmoro
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kelompok teroris yang tergabung dalam gerakan radikal terbukti menyusup dalam aksi damai 4 November 2016.

Ini dibuktikan dengan tertangkapnya ‎sembilan teroris kelompok Abu Nusaibah oleh Densus 88 di Bekasi dan Jakarta‎.

Selanjutnya untuk aksi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI atau aksi Bela Islam jilid III pada 2 Desember 2016 nanti, Polri mewaspadai aksi serupa.

"‎Kami waspadai aksi penyusup atau penumpang gelap," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafli Amar, Sabtu (26/11/2016) di Mabes Polri.

Boy Rafli Amar mengatakan pihaknya belum tahu aksi 2 Desember jaringan teror atau lainnya akan menyusup atau tidak.

Selanjutnya untuk aksi 2 Desember nanti, diungkapkan Boy Rafli Amar ‎pihaknya siap mengamankan dan mengawal aksi unjuk rasa dengan mengedepankan pendekatan persuasif.

"Kami harap demo nanti jangan melanggar Undang-undang. Pengamanan bagi Pendemo pasti kami berikan yang terbaik‎," katanya.

Boy Rafli Amar pun mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir dengan aksi tersebut.

"Masyarakat lain yang tidak demo jangan khawatir, silahkan beraktivitas normal," katanya. (Tribunnews.com/Theresia Felisiani)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved