Longsor di Wonosobo, Satu Bocah Usia Tujuh Tahun Meninggal Dunia

Bencana tanah longsor yang terjadi Sabtu (26/11/2016) petang di Desa Besani, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah

Longsor di Wonosobo, Satu Bocah Usia Tujuh Tahun Meninggal Dunia
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
ILUSTRASI - Area longsoran di RT 01 RW 01 Desa Suwidak Wanayasa, Banjarnegara. Kondisi longsor kini semakin parah karena tanah masih terus bergerak. 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Bencana tanah longsor yang terjadi Sabtu (26/11/2016) petang di Desa Besani, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menelan korban jiwa.

Ahmad Ubadillah Ghifari yang berusia tujuh tahun meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, Prayitno, di Wonosobo, Minggu (27/11/2016) mengatakan, longsor itu diawali hujan lebat berkepanjangan beberapa hari terakhir yang memicu meningkatnya debit air, sedangkan drainase tidak memadai.

"Drainase kurang berfungsi dengan baik, sehingga air terjebak di atas permukiman yang berupa lereng rawan longsor," katanya.

Ditambahkan, hujan yang turun dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir mengakibatkan longsor di Desa Besani menimpa rumah Muchsin (35).

Atas terjadinya musibah tersebut, menurut dia, tim tanggap bencana BPBD Wonosobo langsung meluncur ke lokasi kejadian.

"Bantuan sudah kami serahkan berupa beras, makanan tambahan, selimut, tikar dan alat dapur," sambungnya.

Ia menuturkan untuk tindakan rehabilitasi dan rekonstruksi, pihaknya telah memasang isian tanah ke 200 kantong bagor di area terdampak.

"Kerja bakti untuk menyingkirkan material longsor yang menimpa rumah untuk sementara ditunda karena masih berbahaya," demikian Prayitno. (ANTARA)

Editor: galih pujo asmoro
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved