2 Kali Gagal, Aroma Pilih Mendalami Materi Ujian SIM di LKPM

Pihak LPKM menerangkan, LPKM bukan tempat membuat SIM, hanya bersifat pelatihan untuk mendapatkan sertifikat keterampilan

2 Kali Gagal, Aroma Pilih Mendalami Materi Ujian SIM di LKPM
Tribun Jateng/Budi Susanto
Ujian materi SIM di LPKM Anggrek di Jalan Ki Mangunsarkoro Kota Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Aroma, siswi kelas tiga Sekolah Menengah Atas (SMA) Kesatrian 2 Semarang, memilih mendalami materi ujian pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di lembaga Pendidikan ketrampilan Mengemudi (LPKM) setelah dua kali gagal dalam ujian.

Senin (28/11/2016), Rombongan siswa-siswi berseragam putih abu-abu telihat sedang menunggu untuk ujian mengemudi yang di selenggarakan oleh LPKM yang terletak di Jalan Kimangunsarkoro Kota Semarang.

Aroma, siswi kelas tiga SMA yang dua kali gagal dalam ujian materi di Gedung Satpas Polrestabes Semarang Jalan Majapahit Pedurungan Kota Semarang, mengatakan ingin mendalami materi  supaya mendapatkan SIM.

"Saya sudah bayar Rp 150 ribu untuk membuat SIM tapi gagal, dan harus mengulang seminggu lagi, materinya sulit, lebih mudah di LPKM," ujar Aroma.

Pihak LPKM menerangkan, LPKM bukan tempat membuat SIM, hanya bersifat pelatihan untuk mendapatkan sertifikat keterampilan mengemudi roda dua maupun empat.

Biaya pelatihan Rp 350 ribu untuk roda dua dan Rp 450 untuk roda empat, sertifikat hanya syarat pelengkap untuk membuat SIM, prosesnya dua hari untuk mendapatkan sertifikat.

Nur, satu diantara peserta pelatihan menuturkan takut gagal jika melakukan ujian di Satlantas.

"Di sini lebih mudah, saya memang tidak mau mencoba di Satlantas karena takut gagal dan waktu saya terbatas," tuturnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved