Destinasi Jateng
Menyaksikan Keindahan Taman Doa di Kompleks Gua Maria Kerep Ambarawa
Sejak diresmikan pada tahun 2005 lalu, Taman Doa menjadi salah satu ikon GMKA, selain Gua Maria dan Patung Bunda Maria
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jika datang ke Gua Maria Kerep Ambarawa (GMKA), selain untuk tempat memanjatkan doa, pengunjung juga akan dimanjakan dengan keindahan taman disekitar Kompleks GMKA yang berlokasi di Jalan Tentara Pelajar, Kerep, Panjang, Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Tidak jauh dari lokasi pelataran Gua Maria, terdapat taman cantik yang dinamakan Taman Doa. Apabila datang dari arah pintu gerbang Gua Maria, Taman Doa bisa dituju dengan mengambil arah kanan.
Sejak diresmikan pada tahun 2005 lalu, Taman Doa menjadi salah satu ikon GMKA, selain Gua Maria dan Patung Bunda Maria.
Saat memasuki wilayah taman, pengunjung akan langsung dihamparkan pada pemandangan padang rumput hijau yang cukup luas.
Di sekitarnya juga dihiasi oleh tanaman-tanaman yang tertata rapi. Padang rumput juga dibuat seperti lapangan golf yang memiliki permukaan tanah yang berayun, dan pengaturan bebatuan dan bunga-bunga pun terlihat sangat sempurna.

Patung yang menggambarkan peristiwa Perjamuan Kanna
Di kawasan Taman Doa, terdapat patung dan miniatur yang menggambarkan perjalanan Yesus Kristus, seperti Perjamuan Kanna, Galilea, Makam Yesus dan miniatur Sungai Jordan.
“Tujuan awalnya, salah satunya untuk me refresh pengunjung yang datang berdoa di Gua Maria. Jadi setelah berdoa, mereka bisa mengingat kembali perjalanan yang dialami oleh Tuhan Yesus melalui taman ini,” Jelas Septiarso, Staf Kesekretariatan saat menjelaskan salah satu konsep awal dibangunnya Taman Doa di Kompleks Gua Maria Kerep Ambarawa ini.
Padang rumput di Taman sendiri menggambarkan peristiwa Mukjizat Yesus Kristus yaitu Mukjizat “Lima Roti Dua Ikan”.
“Lima Roti Dua Ikan” merupakan Mukjizat yang dialami oleh Yesus Kristus saat memberi makan ribuan orang dengan lima roti dua ikan.
Kemudian terdapat juga patung yang menggambarkan perjamuan Kanna, yang dilambangkan dengan patung yang sedang menuangkan air. Peristiwa Galilea digambarkan dengan patung dan perahu.
Di sekitarnya terdapat sungai kecil yang digambarkan sebagai sungai Jordan.
Keindahan Taman Doa semakin bertambah dengan keadaan disekitar Kompleks GMKA. Seperti di belakang atau sedikit dibawah taman, terdapat badan sungai atau meander yang menambah kesan alami.
Bila melihat ke sekeliling, terlihat pemandangan pegunungan yang begitu indah.
Banyak pengunjung yang datang untuk menikmati keindahan taman dengan berfoto atau sekedar jalan-jalan dan duduk bersantai di gazebo yang disediakan. (Maulana Ramadhan/magang tribunjateng)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pengunjung-berfoto-di-dekat-pintu-masuk-taman_20161128_151958.jpg)