Tidak Ada Pembebasan Lahan untuk Jalan Layang di Bantaran Bengawan Solo Karena. . .

Tidak Ada Pembebasan Lahan untuk Jalan Layang di Bantaran Bengawan Solo Karena. . .

Tidak Ada Pembebasan Lahan untuk Jalan Layang di Bantaran Bengawan Solo Karena. . .
RTMC
Simpang 4 KA Palur 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memastikan rencana pembangunan jalan layang di bantaran Sungai Bengawan Solo jalan terus.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan jalan layang tersebut juga dipastikan tidak akan memakan lahan warga.

Wali kota yang akrab disapa Rudy juga mengatakan tidak akan menggunakan badan tanggul sebagai jalan layang yang tengah digagas Pemkot.

"Tiang pancang akan dibangun di bantaran Sungai Bengawan Solo. Lahan bantaran juga sudah dibebaskan dalam program relokasi warga bantaran," katanya, Senin (28/11/2016).

Dengan demikian, Rudy mengatakan pembangunan jalan layang tidak perlu ada pembebasan lahan milik warga.

Apalagi sebagian besar penghuni bantaran Sungai Bengawan Solo sudah direlokasi.

Menurutnya, tinggal menyisakan bangunan milik warga pemegang tanah hak milik (HM).

Program relokasi, dikatakan Rudy akan dituntaskan Pemkot di tahun depan seiring pembangunan parapet di bantaran Sungai Bengawan Solo.

"Proses penyusunan FS (Feasibility Study) jalan layang di pemerintah pusat, bukan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS)," kata Rudy.

Halaman
12
Penulis: suharno
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved