Ganjar Minta Semua SKPD Laporkan Kegiatan yang Berpotensi Ada Pungli

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, masih mematangkan pembentukan satuan tugas sapu bersih pungutan liar

Ganjar Minta Semua SKPD Laporkan Kegiatan yang Berpotensi Ada Pungli
TRIBUNJATENG/DANIEL ARI PURNOMO/dok
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berpidato saat upacara peringatan Hari Guru di SD Negeri Desa Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, Sabtu (26/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, masih mematangkan pembentukan satuan tugas sapu bersih pungutan liar (satgas saber pungli), sebagai tindaklanjut Perpres Nomor 87 tahun 2016.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, meminta pada semua Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Provinsi Jateng, membuat daftar kegiatan yang berpotensi menimbulkan praktik pungli, serta kegiatan yang dirasa masih abu-abu.

Ia mencontohkan, di Dinas Peternakan Kesehatan Hewan terdapat praktik inseminator (biaya jasa kawin suntik ternak) yang belum ada standarnya. Kegiatan yang dinilai masih abu-abu apakah termasuk pungli ataukah tidak tersebut, diminta dilaporkan.

"Maka area yang di-list, akan menjadi perhatian. KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) juga ada perhatian. Presiden juga ada perhatian," kata Ganjar, Selasa (29/11/2016).

Ia menegaskan, sebelum Satgas Saber Pungli di Provinsi Jateng terbentuk, Ganjar akan melakukan clearance terlebih dahulu mengenai kesiapan seluruh SKPD Pemprov. Sebab, jika tidak clear dampaknya rentan menjatuhkan rekan kerja sendiri.

Dalam Rapat Pembentukan Satgas Saber Pungli di Kantor Gubernur, Senin (28/11/2016) lalu, Ganjar juga menekankan, bahwa pembentukan satgas saber pungli juga harus diikuti dengan perbaikan mental dari dalam diri sendiri.

Jika perbaikan dari diri sendiri sudah dilakukan, maka secara otomatis akan menciptakan birokrasi bersih. Sebaliknya, jika tidak diikuti dengan perubahan mental, pembentukan satgas saber pungli akan percuma.

"Sekarang kenapa kita minta ke diri kita dulu sendiri. Agar nanti ada atau tidak ada tim ini, kita itu sudah membersihkan," ujarnya. (*)

Penulis: m nur huda
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved