Pemandu Lagu Ini Mengaku Berusia 21 Tahun, KTP Ketinggalan di Rumah

Ketua tim operasi Ellyasmara mengatakan ada 14 tempat hiburan yang ditindak karena menunggak bayar pajak hiburan rutin bulanan.

Penulis: galih permadi | Editor: abduh imanulhaq
GOOGLE
Ilustrasi karaoke room 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim gabungan yustisi pajak hiburan menutup sementara Javanese Karaoke, Jalan Medoho Raya, Selasa (29/11/2016) malam.

Petugas berasal dari Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Semarang yang dibantu aparat kepolisian.

Di tempat hiburan ini, ada pemandu lagu yang tampak masih muda.

Petugas yang merasa curiga kemudian menanyakan usianya.

Dia mengaku sudah berusia 21 tahun.

"Saya lahir tahun 1995, Pak," ujar pemandu lagu tersebut.

Ketika ditanya mengenai KTP, dia mengaku lupa membawa.

"Ketinggalan di rumah, Pak, tapi benar usia saya 21 tahun," terangnya.

Petugas juga menemukan keberadaan pemandu lagu pendatang dari Bogor.

"Kalau sudah kerja dua tahun di Semarang, diganti domisili sini," ujar seorang petugas.

"Iya, Pak, besok saya urus," jawabnya.

Ketua tim operasi Ellyasmara mengatakan ada 14 tempat hiburan yang ditindak karena menunggak bayar pajak hiburan rutin bulanan.

Tindakannya berupa penutupan sementara hingga tunggakan dibayar.

"Tunggakannya bervariasi. Ada yang belum bayar selama delapan bulan hingga dua
tahun," ujar Ellyasmara. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved