PMI Kota Tegal Temukan 39 Kantong Darah Positif HIV/AIDS

-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal menemukan 39 kantong darah yang terindikasi mengandung HIV/AIDS sejak Januari- November 2016

net
Ilustrasi kantong darah 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal menemukan 39 kantong darah yang terindikasi mengandung HIV/AIDS sejak Januari- November 2016.

Hal tersebut disampaikan Plt Direktur Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Tegal, Hadi Gunawan mengungkapkan, terdapat 39 kantong darah dari pendonor yang positif HIV/AIDS.

"Kalau darahnya sudah bereaksi positif, hampir pasti pendonornya atau orang tersebut juga terinveksi HIV/AIDS," kata Hadi, Kamis (1/12/2016).

Menurutnya, kantong darah yang positif HIV/AIDS tersebut akan langsung dimusnahkan.

Ia mengatakan pendonor yang darahnya positif akan langsung dipanggil untuk menjalani tes ulang dan konseling.

Jika hasil tes ulang tetap menunjukkan indikasi terinfeksi, maka pendonor tersebut dirujuk ke klinik VCT yang ada di RSUD Kardinah Kota Tegal untuk menjalani pemeriksaan kembali.

Pendonor yang darahnya terindikasi HIV/AIDS rata-rata masih berusia produktif, yakni 30-40 tahun. Latar belakang profesi mereka juga beragam.

"Dari hasil konseling, memang banyak cara risiko tertularnya," ucapnya.

Persentase kantong darah positif HIV/AIDS yang ditemukan tiap tahunnya terbilang kecil, rata-rata berjumlah puluhan kantong.

Sebab jumlah kantong darah yang dikumpulkan PMI rata-rata mencapai 16.000 kantong tiap tahunnya.

Ditemukannya darah yang tertular virus yang menyerang sistem imun itu, lantaran PMI menerapkan proses ketat dalam menerima donor darah. Setiap darah dilakukan screening terlebih dahulu menggunakan alat khusus untuk memastikan ada tidaknya virus atau penyakit dalam kandungan darahnya.

"Setiap pendonor pasti melewati proses screening dengan alat canggih untuk memeriksa darah yang didonorkan," imbuhnya.

Sementara, jumlah kantong darah yang dihimpun dari pendonor saat ini masih mampu mencukupi kebutuhan darah di rumah sakit maupun klinik di Kota Tegal.

Pihaknya juga melakukan subsidi silang dengan PMI daerah lain dalam memenuhi permintaan darah dari rumah sakit atau klinik. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved