Ganjar Pranowo Beberkan Solusi Atasi Permasalahan Prostitusi di Sunan Kuning
Solusi permasalahan prostitusi di Sunan Kuning diungkapkan oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo
Penulis: aditya dwiki sasongko | Editor: muslimah
Laporan wartawan Tribun Jateng, Aditya Dwiki Sasongko
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Solusi permasalahan prostitusi di Sunan Kuning diungkapkan oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dalam acara Rapat Kerja Wilayah Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik dan Pendidikan Politik Kader Muhammadiyah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, di Hotel Gracia, Minggu (4/12/2016).
Peserta dari Muhammadiyah mengeluhkan kepada Ganjar, mengenai Jalan Sunan Kuning yang selama ini dijadikan tempat prostitusi. Menurutnya, tempat tersebut tidak pantas untuk dijadikan lokalisasi, sehingga pemerintah harus menghilangkannya.
"Saya tantang kepada Muhammadiyah, 10 tahun pindahkan praktek prostitusi dari Sunan Kuning. Belum tentu mampu," kata Ganjar kepada para peserta kader Muhammadiyah wilayah Jateng yang hadir dalam Raker tersebut.
Menurutnya prostitusi merupakan permasalahan di masyarakat yang sebenarnya sulit dihilangkan.
"Tempat prostitusi dan pelaku-pelaku yang bekerja disitu tidak mudah dihilangkan. Butuh pendekatan secara terus-menerus. Itu pun tidak menjamin dapat mengatasinya, tuturnya.
Dia menambahkan, capacity building itu dapat menjadi solusi yang tepat dalam menghadapi masalah prostitusi.
"Capacity Building itu penting dilakukan, terutama kepada orang-orang yang datang. Kalau sulit menghilangkan lokalisasi, bagaimana caranya agar orang-orang tidak mendatangi lokalisasi," katanya.
Dia kemudian mengajak kepada Muhammadiyah untuk bekerja sama dalam mengentas permasalahan ini. "Kita garap bersama. Kita carikan upayakan bersama agar orang-orang tidak datang ke tempat prostitusi," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ganjar_20161204_161242.jpg)