Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pedagang Pasar Johar Semarang Ramai-ramai Ringkus Tiga Preman yang Kerap Memalak

Hingga akhirnya, para pedagang langsung menangkap ketiganya setelah menarik uang dari mobil pikap pengangkut sayur yang melintas.

Penulis: muh radlis | Editor: a prianggoro
Tribun Jateng/Muh Radlis
Tiga Pelaku pemalakan di Pasar Johar Sementara di Gayamsari. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Puluhan orang yang terdiri dari pedagang Pasar Johar meringkus tiga orang pelaku pungutan liar (pungli), Sabtu (4/12/2016) dini hari.

Ketiga pria yang juga berstatus anggota Pam Swakarsa Pasar Johar itu ditangkap lantaran memungut sejumlah uang kepada mobil pengangkut barang yang masuk ke dalam Pasar Johar Sementara yang berlokasi di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), di Gayamsari, Kota Semarang.

Pedagang yang sudah berkumpul sebelumnya telah mengintai gerak gerik ketiga pelaku.

Hingga akhirnya, para pedagang langsung menangkap ketiganya setelah menarik uang dari mobil pikap pengangkut sayur yang melintas.

Rupanya, kekesalan warga ini telah berlangsung lama. Aksi pungli yang dilakukan ketiganya telah berlangsung tiga bulan terakhir.

"Mereka itu sudah sangat meresahkan, Pam Swakarsa harusnya menjaga keamanan. Bukan menarik uang ke mobil mobil pedagang," kata seorang pedagang yang enggan disebut namanya.

Warga yang geram sempat melayangkan pukulan ke wajah ke tiga pria tersebut hingga akhirnya dilerai oleh pedagang lainnya.

Saat diperiksa, ditemukan ratusan ribu uang yang diakui ketiganya hasil dari pungli tersebut.

"Kami disuruh minta uang ke mobil yang masuk, satu mobil kadang Rp 20 ribu kadang Rp 30 ribu," kata seorang pelaku bernama Antonius

Antonius menuturkan, sudah tiga bulan melakukan aksinya.

"Saya disuruh sama pak BD. Kami (Pam Swakarsa) disuruh setoran Rp 1 juta tiap bulan dari hasil narik pungli itu, setorannya ke pak BD. Sudah tiga bulan berjalan," katanya.

Setoran Rp 1 juta ke pria berninisial R alias BD, sisanya Antonius mengaku masuk ke kantong pribadi.

"Sisanya ya buat makan sama teman teman" katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved