Ya Ampun, Bayi Laki-laki Sehat Baru Lahir Dibuang di Selokan, Akhirnya . . .

Ya Ampun, Bayi Laki-laki Sehat Baru Lahir Dibuang di Selokan, Akhirnya . . . bikin heboh di Kertek Wonosobo

Ya Ampun, Bayi Laki-laki Sehat Baru Lahir Dibuang di Selokan, Akhirnya . . .
tribunjateng/khoirul muzaki
Masyarakat Dusun Ngadisuko, Desa Sindupaten, Kecamatan Kertek Wonosobo digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi di selokan depan rumah warga, Senin malam, 5 Desember 2016. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Masyarakat Dusun Ngadisuko, Desa Sindupaten, Kecamatan Kertek Wonosobo digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi di selokan depan rumah warga, Senin malam, 5 Desember 2016.

Selokan itu teraliri air setinggi sekitar 40 cm dengan arus yang cukup deras. Tubuh bayi itu masih lengkap dengan ari-ari, serta tali pusar tanpa terbungkus sesuatu.

Kapolsek Kertek AKP Marino mengungkapkan, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan dalam keadaan mengenaskan oleh warga yang sedang melintas.

"Kejadiannya sekitar pukul 19.00 Wib. Waktu itu saksi hendak pulang ke rumahnya dan mengetahui sesosok mayat bayi ada di dalam selokan," katanya, Selasa (6/12).

Penemuan mayat bayi itu bermula saat Endi Andoko (23), warga Ngadisuko Sindupaten melintasi lokasi itu saat perjalanan pulang ke rumah. Saksi lantas memberitahu warga sekitar untuk bersama-sama mengangkat mayat bayi tersebut dari dasar selokan.

"Posisinya tenggelam di dalam air selokan yang sempit dan dalam. Warga sempat kesulitan mengevakuasi," kata Kapolsek

Setelah melakukan olah TKP, polisi lantas membawa jasad bayi itu ke rumah Bidan Desa untuk dilakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan, tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada jasad bayi. Luka lebam pada pipi sebelah kiri bayi diduga karena bayi sempat terseret derasnya arus dan terbentur dinding selokan,

"Kulit bayi pucat membiru karena lama terendam air," kata AKP Marino.

Jasad bayi selanjutnya diserahkan kepada Bidan dan Perangkat Desa untuk dilakukan pemulasaran dan pemakaman. Sementara pelaku pembuangan bayi saat ini masih dalam proses penyelidikan Kepolisian. "Sudah ada titik terang. Hari ini (Selasa, 6/11) kami fokus melakukan pencarian," kata Kapolsek.

Bidan Desa Sindupaten, Puji Rahayu, memperkirakan, bayi itu lahir 4 jam sebelum ditemukan dalam keadaan meninggal. Bayi diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan berat 2,5 Kilogram dan panjang 47 cm.

Puji menduga, bayi itu langsung dibuang setelah dilahirkan. "Kondisi bayi itu, lengkap tanpa ada cacat. Penyebab kematiannya dimungkinkan karena tenggelam dan kedinginan,"katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved