Breaking News:

Gara-gara Mabuk dan Mendengkur Pria Ini Ditelanjangi dan 'Dibuang', Paginya Ditemukan Tak Bernyawa

Melihat temannya mabuk berat dan tertidur, keempat pria yang lain kemudian berniat mengerjai dia dengan melepaskan seluruh pakaiannya.

Thinkstockphotos
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, PARIS -- Banyak teori yang membuktikan mendengkur saat tidur bisa membahayakan jiwa seseorang. Teori ini setidaknya terbukti untuk seorang pria asal Perancis, yang tewas karena mendengkur terlalu keras.

Kisahnya berawal ketika lima orang pria "nongkrong" bareng sambil dihangatkan minuman di sebuah apartemen di Seine-Saint-Denis, Paris, Perancis.

Korban, pria berusia 35 tahun itu, minum jauh lebih banyak dari keempat temannya sehingga akhirnya mabuk dan tertidur pulas.

Melihat temannya mabuk berat dan tertidur, keempat pria yang lain kemudian berniat mengerjai dia dengan melepaskan seluruh pakaiannya.

Keempat orang itu mengklaim, aksi mereka juga untuk mencegah pria tersebut pulang dan mengemudi sendirian jika dia terbangun di tengah malam.

Tak lama kemudian, dua dari empat pria itu kemudian pulang dan dua lainnya memutuskan menginap di apartemen tersebut.

Namun, saat mereka tidur, kedua pria itu terganggu oleh suara dengkuran dahsyat dari kawan mereka yang tertidur pulas akibat mabuk itu.

Tak bisa tidur dan menghentikan dengkuran, kedua pria tersebut memutuskan untuk mengangkut kawan mereka itu dan meletakkannya di halaman gedung apartemen tersebut.

Keesokan paginya, pria yang tak disebutkan identitasnya ditemukan penghuni lain apartemen itu sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Polisi yang datang ke lokasi kejadian belum menyampaikan dugaan kematian pria itu.

Namun yang jelas, suhu udara malam hari di awal musim dingin di Paris maksimal hanya 3 derajat Celcius.

Ujung dari masalah ini, kedua pria yang meletakkan kawannya di halaman itu harus berurusan dengan hukum dengan dakwaan melakukan kelalaian yang mengakibatkan kematian orang lain. (Ervan Hardoko)

Sumber: Telegraph

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved