Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Slamet Lihat Korban Terpelanting dari Motor, Dia Berusaha Kurangi Kecepatan Bus

Akibat kejadian tersebut, Slamet diamankan di kantor Satlantas Polrestabes Semarang. Bus yang dibawanya ditaruh di dekat pos polisi depan pom bensin.

TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO P
Jasad pengendara motor yang mengalami kecelakaan dimasukkan dalam kantung jenazah di lokasi, Sabtu (10/12/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Sopir bus Mulyo Indah, Slamet Basirun (65), yang terlibat kecelakaan di depan pom bensin Sukun, Banyumanik, Semarang, adalah warga Salatiga.

Dia mengaku sebelum kecelakaan terjadi, melihat iring-iringan motor menjelang lampu lalu lintas di Jalan Semarang-Solo, Sabtu (10/12/2016) malam.

"Saya dalam perjalanan dari Solo ke Semarang. Bus yang saya bawa Mulyo Indah, pelat nomor H1647BA," ujar Slamet di lokasi.

Slamet mengatakan, sebelum kecelakaan motor korban berusaha menyalip kendaraan lain.

Dia melihat pengemudi motor tak dapat menguasai kendaraannya sebelum terpelanting.

"Mbaknya jatuh sendiri. Kejadiannya saya lihat jelas," terangnya.

Baca: UPDATE: Korban Melaju Beriringan dengan Adik, Jatuh Setelah Masuk Kubangan, Dilindas Bus

Bus yang dikemudikan Slamet melaju dalam kecepatan 30 km/jam.

Slamet sudah berusaha mengurangi kecepatan, tapi bus tetap meluncur melindas tubuh korban.

Akibatnya, pemotor bernama Fitriana Hapsari K, warga Taman Durian IV/5A RT 11 RW 1, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, meninggal di lokasi kecelakaan.

Akibat kejadian tersebut, Slamet diamankan di kantor Satlantas Polrestabes Semarang.

Bus yang dibawanya ditaruh di dekat pos polisi depan pom bensin Sukun.

Kasubdit II Unit Laka Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Jumantri, menyebut petugasnya langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah kecelakaan.

Menurutnya, motor dan bus itu sama-sama melaju dari arah selatan.

Saat kejadian, terdapat dua motor yang saling beriringan.

"Mereka berdua kakak adik. Si kakak terlempar langsung ditabrak bus. Motor korban tidak rusak, terbilang masih baru," ujar Iptu Jumantri. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved