Kendaraan di Jalur Dieng Padat Merayap, Polisi: Jangan Gunakan Separuh Kopling

Satlantas Polres Wonosobo menempatkan puluhan personel untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas, mulai dari Kejajar hingga pertigaan Dieng.

Kendaraan di Jalur Dieng Padat Merayap, Polisi: Jangan Gunakan Separuh Kopling
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Seorang anggota polisi mengatur arus lalu lintas di jalur Dieng, Minggu (11/12/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Kondisi lalu lintas di jalur wisata Dieng dalam liburan long weekend ini terpantau padat merayap.

Banyaknya jumlah wisatawan yang berlibur menjadikan jalur wisata utama Wonosobo tersebut dipadati mobil pribadi dan motor, kebanyakan berpelat luar kota.

Satlantas Polres Wonosobo menempatkan puluhan personel untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas, mulai dari Kejajar hingga pertigaan Dieng.

Kaurbinops Satlantas Polres Wonosobo Ipda Sanyoto yang memimpin langsung anggota menyatakan, arus lalu lintas di jalur Dieng kali ini cenderung lebih padat dibandingkan weekend biasa.

"Hingga pukul 17.00 WIB, arus masih padat. Banyak kendaraan yang mulai turun ke Wonosobo tapi lebih banyak lagi yang naik ke arah wisata. Besok Senin kan masih libur," kata Ipda Sanyoto, Minggu (11/12/2016).

Guna mengurai kepadatan tersebut, pihaknya menempatkan personel di setiap titik rawan.

Di antaranya di sekitar gardu pandang Sitieng, lokasi tanjakan 15 persen, dan pertigaan Dieng.

Jumlah kendaraan yang naik ke arah Dieng pada Minggu sore ini memang meningkat drastis dibandingkan siang tadi.

Rata-rata mobil hanya bisa melaju dengan kecepatan 15 sampai 20 kilometer per jam.
Kondisi tersebut diperparah cuaca gerimis dan berkabut.

"Kami mengimbau warga yang naik ke Dieng agar lebih berhati-hati. Budayakan antre dan jangan memaksakan untuk mendahului," jelas Sanyoto.

Ipda Sanyoto juga mengimbau wisatawan agar memanfaatkan rest area untuk mengecek kendaraan sebelum naik.

"Pastikan kondisi kendaraan siap. Jangan gunakan separuh kopling. Lebih baik gunakan gigi rendah saja saat melewati tanjakan," tandasnya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved