Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ratusan Pecinta Trabas Adu Ketangkasan dalam Jelajah Wisata Rembang

Selain itu pada ajang uji nyali tampak beberapa mantan pejabat Polres dan Kejaksaan Rembang, yang turut serta dalam lomba bergengsi tersebut.

Istimewa

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - ‎Ratusan pecinta motor trail dari berbagai daerah menguji nyali adu ketangkasan menantang berbagai lintasan sejauh 35 kilometer dalam lomba Jelajah Wisata Rembang yang digelar oleh Komunitas Trail Rembang (KTR) Minggu (11/12/2016).

Kegiatan untuk memeriahkan hari ulang tahun ke-275 Kabupaten  Rembang diikuti oleh sekitar 600 orang para pecinta trabas dari berbagai daerah diantaranya; Surabaya, Tuban, Bojonegoro, Blora, Jepara, Salatiga, Pati, Kudus, Semarang, Pekalongan, Jogjakarta, hingga Sulawesi.

Selain itu pada ajang uji nyali tampak beberapa mantan pejabat Polres dan Kejaksaan Rembang, yang turut serta dalam lomba bergengsi tersebut.

Kemeriahan lomba jelajah wisata rembang yang digelar untuk memperebutkan satu unit mobil dari panitia ditandai dengan pelepasan para pembalap oleh Wakil Bupati Rembang Bayu Andrianto didampingi pejabat Muspida setempat.

Panitia sekaligus Bendahara Komunitas Trail Rembang (KTR), Febronia Helbrimanto, di sela sela kegiatan mengatakan event tidak sekedar menyalurkan hobi saja.

Namun panitia ingin sekaligus mempromosikan potensi wisata yang ada di kabupaten Rembang, satu di antaranya Air Terjun Grenjeng, Jukung , Bulu.

”Untuk itulah dibuat rute khusus yang jaraknya sekira 35 KM, mulai start di komplek makam RA Kartini hingga melintasi Air Terjun Grenjeng, Jukung, Bulu,” ungkapnya, dalam rilis yang diterima Tribun Jateng, Senin (12/12/2016).

Saat disinggung rute dan lintasan Oni sapaan akrab Febronia Helbrimanto jelaskan Mengenai medan yang dibuat cukup bervariatif.

Hal ini menyesuaikan keinginan trabasher yang suka berpetulang.

Jadi rute ada yang dibuat sulit, ringan, berlumpur dan berbatu selama trabas dilakukan.

Peserta Asal Kendari, Sulawesi, Adhi Fandy mengaku senang dapat mengikuti trabas, sebab dapat menjalin silahturahma sesama crosher sekaligus mengenalan wisata dan budaya yang menggelar event trabas kali ini.

”Ini menjadi pengalaman yang eksotis. Sehingga dapat diceritakan teman-teman yang ada di luar jawa, supaya mengetahui potensi wisata Rembang. Apalagi kita tidak repot membawa kendaraan, untuk tamu undangan sudah disediakan fasilitas motor,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved