Dikawal 80 Pengacara di Persidangan, Ahok : Saya Minta Dibukakan Pintu Maaf

Selain meminta maaf, Ahok pun melayangkan permintaan kepada para ulama untuk selalu mengingatkan dan membimbingnya di Ibu Kota.

Editor: a prianggoro
Tribunnews
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok 


TRIBUNJATENG.COM- Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali meminta maaf. Kali ini permintaan maaf Ahok dikemukakan saat menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman Masjid Al Huda, Jalan Talang Nomor 3, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (12/12).

"Tentu pada kesempatan ini saya juga sebagai manusia yang penuh kekurangan untuk para kiai, ustaz, alim ulama, yang hadir di tempat ini, juga ibu muslimat yang hadir, khususnya umat Islam seluruh Indonesia, saya minta dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya untuk saya," ujar Ahok.

Selain meminta maaf, Ahok pun melayangkan permintaan kepada para ulama untuk selalu mengingatkan dan membimbingnya di Ibu Kota.

Ahok lalu berterima kasih kepada semua warga yang telah mendoakan dan menasihati dirinya. Ia pun meminta masyarakat untuk ikut berdoa jelang sidang perdananya pada Selasa (13/12).

"Saya juga meminta didoakan besok dalam persidangan semua berjalan lancar, dimudahkan oleh Allah SWT," ucap Ahok seraya memastikan tidak ada persiapan khusus pada persidangan perdananya tersebut.

"Biasa saja. Saya akan sampaikan apa yang saya lihat, saya dengar, dan saya rasakan. Semua saya serahkan pada Tim Advokasi Bhinneka Tunggal Ika BTP," ucapnya.

Sekitar 80 pengacara bakal mendampingi Ahok pada persidangan kasus dugaan penistaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Ketua Tim Advokasi Bhinneka Tunggal Ika BTP Sirra Prayuna mengatakan, sekitar 80 orang pengacara itu akan mendampingi dan menyiapkan semua proses persidangan.

Ia menjelaskan, tim advokasi dibagi dalam dua bidang, yaitu tim litigasi yang bertugas mendampingi Ahok di setiap persidangan yang jumlahnya sekitar 10-20 orang advokat, serta tim non-litigasi sekitar 60-an orang advokat.

"Kami terus matangkan persiapan tim hukum Basuki Tjahaja Purnama dalam menghadapi persidangan perdana pada 13 Desember 2016 pukul 09.00 WIB, di PN Jakarta Utara di Jalan Gajah Mada, Jakarta," jelas Sirra.  (TRIBUNJATENG/CETAK)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved