Kamis, 14 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Destinasi Jateng

Ini Di Batang, Bukan Bandung, Alun-alunnya Sama Ditanami Rumput Sintetis

Pada malam hari, pengunjung yang datang tak kalah ramai dengan pengunjung pagi hari

Tayang:
Editor: muslimah
Tribun Jateng/Shela Kusumaningtyas
Pengunjung berfoto di alun-alun Batang yang berumput sintetis seperti di alun-alun Bandung 

TRIBUNJATENG.COM - Bandung memiliki destinasi wisata murah yang disesaki banyak pengunjung, salah satunya adalah alun-alun kota.

Diresmikan pada Desember tahun 2014 oleh Walikota Bandung, Ridwan Kamil, alun-alun ini menyedot pengunjung lantaran daya tarik yang dipunyainya yakni rumput sintetis.

Desainnya berupa kotak-kotak terlihat cantik berpadu dengan Masjid Raya Bandung. Masyarakat Bandung bahkan dari luar kota kerap menghabiskan waktu di ruang terbuka ini.

Tahukah Anda, kalau Jawa Tengah juga terdapat alun-alun semacam itu. Alun-alun berumput sintetis bisa Anda temukan di pusat kota Kabupaten Batang.

Memang, tidak seperti alun-alun Bandung yang ditutupi keseluruhan permukaan tanahnya dengan rumput sintetis. Rumput sintetis ditaruh di sisi kiri dan kanan alun-alun.

Rumput sintetis ini mengapit pohon beringin yang ada di tengah alun-alun. Panjangnya dari ujung barat ke ujung timur.

Jika akhir pekan, anak-anak muda Batang memadati rumput sintetis ini. Ada yang bercengkerama dengan sesama rekannya, ada pula yang berbaring sembari asyik memainkan gawai mereka.

Pada malam hari, pengunjung yang datang tak kalah ramai dengan pengunjung pagi hari.

Salah satu warga yang memanfaatkan rumput sintetis di alun-alun Batang untuk berwisata murah adalah Siti Khotijah Zulfia. Cewek asal Batang ini mengaku sering mengajak teman-temannya sekadar duduk berlesehan di alun-alun berumput sintetis ini.

“Ini unik. Apalagi kan rumputnya bisa diduduki, dibuat glesotan tanpa perlu takut kotor kena tanah. Asalkan pada lepas sepatu dan tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Siti.

Senada dengan Siti, Irfatul Falasifah pun terkesan dengan rumput buatan yang diletakkan di pusat alun-alun ini. Menurutnya, rumput sintetis ini bisa digarap serius menjadi sebuah wisata alternatif di tengah kota.

“Senang aja datang ke sini. Ramai-ramai bareng teman. Bisa bebas guling-gulingan di sini sambil bersenda gurau,” kata Irfatul.

Kini, Anda tak perlu lagi berjubelan hanya untuk merasakan rumput sintetis di alun-alun Bandung. Anda tinggal mampir ke alun-alun Batang. (Shela Kusumaningtyas/magang tribunjateng)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved