Sudah 13 Orang Batang Meninggal Karena Kasus HIV/AIDS

Penyebaran HIV dan AIDS di Kabupaten Batang terbilang cukup tinggi. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Batang, Soetadi saat peringatan Hari AIDS Sedunia

Sudah 13 Orang Batang Meninggal Karena Kasus HIV/AIDS
Tribunnews
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Penyebaran HIV dan AIDS di Kabupaten Batang terbilang cukup tinggi. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Batang, Soetadi saat peringatan Hari AIDS Sedunia di Makodim 0736 Batang, Rabu (14/12/2016).

Soetadi yang juga menjabat Ketua Komisi Penanggulangan HIV dan AIDS (KPA) Batang menuturkan, HIV/AIDS telah menyebar ke berbagai kelompok masyarakat di Kabupaten Batang.

Bahkan pengidap HIV/AIDS tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Batang.
"Tidak hanya kelompok masyarakat yang beresiko tinggi yang kena, tapi kelompok beresiko rendah juga. Bahkan tidak ada kecamatan di Batang yang tidak terkena," kata Soetadi.

Untuk jumlah pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Batang sendiri telah mencapai 793 orang. Angka itu menurut Soetadi mulai sejak tahun 2007 hingga November 2016.

"Ada 793 orang telah terinveksi. 636 orang kena HIV, 159 AIDS, 13 orang telah meninggal dunia. Batang termasuk kabupaten yang temuan kasus HIV/AIDS cukup tinggi," katanya.

Persentase pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Batang, Pekerja Seks Komersial (PSK) menduduki peringkat teratas dengan persentase 37 persen. Lalu ibu rumah tangga 17,78 persen, wiraswasta 10,21 persen, buruh 6,43 persen dab Sopir 4,16 persen.

Komandan Kodim (Dandim) 0736 Batang, Letkol (Inf) Fajar Ali Nugraha, mengatakan, peringatan Hari AIDS Sedunia ini momentum bersama untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS.

"Perlu ada pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan pola hidup sehat. Kami juga berdayakan anggota Kodim untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya kesehatan. Juga memotifasi masyarakat untuk melakukan tes HIV," kata Fajar.

Dalam kegiatan tersebut juga digelar kegiatan lain seperti pembentukan Warga Peduli AIDS (WPA) di beberapa desa dan kelurahan, edukasi HIV/AIDS kepada pekrrja panti pijat di seluruh Pantura Batang, kampanye pentingnya Tes HIV serta donor darah. (*)

Penulis: muh radlis
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved