Natal dan Tahun Baru
Yang Mau Liburan di Bandungan, Berikut Ini Tujuh Kantong Parkir yang Disediakan Dishubkominfo
Yang Mau Liburan di Bandungan, Berikut Ini Kantong-kantong Parkir yang disediakan Dishubkominfo Kabupaten Semarang
Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2017 Dinas Perhubungan Komunikasi Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Semarang berupaya mengurai dan mencegah kemacetan lalu lintas di kawasan wisata Bandungan.
Kepala Dishubkominfo Kabupaten Semarang, Priyatno Sudaryanto berujar wilayah Bandungan masih menjadi kawasan favorit wisatawan rayakan pergantian tahun.
"Kawasan perbukitan masih diminati. Karena pemandangannya bagus. Cocok untuk pesta kembang api. Seperti di Karanganyar, contohnya Tawangmangu. Kalau di Kabupaten Semarang ya Bandungan," terang pria asal Solo itu, Kamis (15/12/2016).
Berdasar hasil kajiannya, Prayitno memaparkan ada tiga faktor penyebab kemacetan lalu lintas di wilayah Bandungan. Angkutan umum, minimnya lahan parkir, dan bandelnya wisatawan parkirkan kendaraan di tepi jalan utama.
Dari tiga faktor itu, Prayitno telah memecahkan satu faktor, yakni minimnya lahan parkir. Menurutnya, faktor tersebut harus dituntaskan jauh hari jelang liburan.
"Kami akan siapkan tujuh kantong parkir di wilayah Bandungan," paparnya sambil membacakan daftar tempat parkir.
Lebih rinci, lokasinya adalah di halaman kantor Kecamatan Bandungan, area parkir umum arah ke Gintungan, parkiran bus di Ngasem, halaman kantor Peternakan Jateng, halaman Kantor Kelurahan Bandungan, sebagian lajur jalan di sekitar Pasar Bandungan dan lokasi parkir PT KAI.
"Petugas Dishubkominfo akan arahkan para wisatawan yang parkir sembarangan, ke lokasi parkir yang sudah disediakan," imbuh Prayitno.
Melengkapi, Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha berencana menata keberadaan para pedagang kaki lima (PKL) di Bandungan. Penataan itu dikhususkan bagi PKL yang berjualan menggunakan badan jalan.
"Istilahnya penataan ya, bukan penggusuran. Kalau menata itu berarti kami siapkan tempatnya. Beda arti dengan penggusuran," kata Ngesti. Lebih lanjut, penataan para PKL di Bandungan akan dilakukan pada tahun 2017. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/jalan-raya-ke-bandungan_20150720_144924.jpg)