Rofai Usulkan Lahan Belakang RS Paru Ario Wirawan Dijadikan Taman Kota
PJ Wali Kota Salatiga Achmad Rofai berharap Kecamatan Sidomukti dapat segera memiliki taman kota
Penulis: deni setiawan | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Seusai meresmikan dan meninjau Taman Kota Bendosari Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga, Jumat (16/12/2016) pagi tadi, PJ Wali Kota Salatiga Achmad Rofai berharap Kecamatan Sidomukti dapat segera memiliki taman kota seperti kecamatan lainnya.
“Hanya tinggal di Kecamatan Sidomukti yang belum memiliki taman kota. Untuk Kecamatan Tingkir, Argomulyo, maupun Sidorejo sudah ada taman kotanya. Ini perlu segera direalisasikan. Kami usulkan, lahan yang berada di belakang Rumah Sakit (RS) Paru dr Ario Wirawan Kota Salatiga,” jelas Rofai kepada Tribun Jateng, Jumat (16/12/2016).
Menurutnya, lahan yang berada di belakang rumah sakit Jalan Hasanuddin Nomor 806 Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga itu cukup layak dijadikan sebagai taman kota. Untuk dapat merealisasikan dan merencanakan hal tersebut, dalam waktu dekat pihaknya akan berkomunikasi lebih intensif dengan dinas terkait.
“Koordinasi serta komunikasi sangat diperlukan untuk mengukur representatif tidaknya lahan tersebut. Seandainya sudah berstatus hak milik, kami akan coba diskusikan lebih intensif lagi. Prinsip, kami ingin Kecamatan Sidomukti dapat segera memiliki taman kota. Segera kami diskusikan lebih lanjut dengan Kantor Lingkungan Hidup (KLH),” jelasnya.
Terpisah, Kepala KLH Kota Salatiga Prasetyo Ichtiarto mengutarakan telah mendengar usulan atau keinginan PJ Wali Kota Salatiga. Namun, pihaknya justru sudah memiliki rencana lain terhadap keberadaan lahan kosong yang berada di belakang rumah sakit paru tersebut.
“Kami justru sedang mempersiapkan lahan tersebut sebagai lokasi bumi perkemahan umum. Selama ini, Salatiga pun belum memiliki lokasi tersebut. Kami pada 2017 ini sudah menyusun anggarannya dan pada pertengahan tahun akan mulai dikerjakan. Diperkirakan akan menghabiskan dana sekitar Rp 1 miliar,” jelasnya.
Meskipun demikian, lanjutnya, KLH Kota Salatiga segera akan berkomunikasi dengan pimpinan atau dalam hal ini adalah PJ Wali Kota Salatiga berkait adanya usulan lahan tersebut untuk dijadikan taman kota. Saat ditanya, prioritas taman kota atau bumi perkemahan, pihaknya belum bisa menyampaikan.
“Keduanya sama-sama prioritas sebenarnya. Tetapi untuk pastinya, nanti akan kami sampaikan setelah adanya komunikasi secara intensif dengan beberapa stakeholder di Lingkungan Pemkot Salatiga. Kami pun akan meminta masukan kepada pihak lainnya, termasuk juga di tingkat DPRD Kota Salatiga,” jelas Prasetyo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pj-wali-kota-salatiga-achmad-rofai_20161025_193517.jpg)