Breaking News:

Selasa Batas Waktu Laporan Sumbangan Calon Kepala Daerah, Jadi Referensi Pemilih

Titi meminta agar KPU membuka seluas-luasnya laporan penerimaan sumbangan dana kampanye yang disampaikan pasangan calon kepada publik.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNNEWS

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Sesuai Peraturan KPU No 7 Tahun 2016, tanggal 20 Desember 2016 atau Selasa besok merupakan tenggat waktu pasangan calon di Pilkada Serentak 2017 menyerahkan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK).

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menyebut laporan penerimaan sumbangan dana kampanye penting diketahui para pemilih.

Mereka bisa menilai bagaimana pasangan calon membiayai aktivitas kampanyenya.

"Laporan tersebut bisa menjadi alat kontrol kelak pascapilkada. Adakah tendensi kebijakan-kebijakan kepala daerah terpilih menjadi balas budi kepada para donatur kampanyenya," terang Titi, Senin (19/12).

Selain itu, keterbukaan dan akuntabilitas penerimaan sumbangan dana kampanye juga bisa menjadi alat evaluasi bagi pemilih.

Mereka dapat menilai apakah aktivitas kampanye calon rasional dibandingkan sumber-sumber pendanaan yang dimilikinya.

Titi meminta agar KPU membuka seluas-luasnya laporan penerimaan sumbangan dana kampanye yang disampaikan pasangan calon kepada publik.

Adapun publik dituntut aktif memanfaatkan keterbukaan tersebut dengan memeriksa atau mengecek laporan itu.

Tujuannya menguji kebenaran dan kejujuran pelaporan yang disampaikan calon.

"Dengan demikian, LPSDK bisa jadi referensi pemilih menilai akuntabilitas dan kejujuran para pasangan calon. Pada akhirnya, jadi referensi dalam memilih calon di pilkada," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved