Wali Kota Semarang Tidak Tidur Dua Hari Pikirkan Pengisi Jabatan Kepala Dinas
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan sedang menyusun struktur organisasi sesuai amanat undang-undang dan OPD baru.
Penulis: galih permadi | Editor: abduh imanulhaq
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang menggandeng Lembaga Administrasi Negara (LAN) dalam melakukan inovasi pelayanan publik menjelang penerapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru.
Kerjasama ini diharapkan memberikan pelayanan publik yang nyaman, cepat, dan tepat.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan sedang menyusun struktur organisasi sesuai amanat undang-undang dan OPD baru.
Ia ingin menempatkan orang-orang tepat yang menduduki kepala dinas.
"Karena ada OPD baru, ada dinas yang dilebur dan ditambah. Saya sedang berfikir keras sampai dua hari tidak tidur untuk menempatkan orang-orang yang tepat. Mudah-mudahan awal Januari, kepala dinas baru sudah dilantik," ujarnya seusai penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MOu) di Griya PDAM Tirta Moedal Semarang, Selasa (20/12/2016).
Hendi, sapaannya, menyebut OPD baru membuat perombakan besar harus dilakukan.
Namun, perombakan tersebut tak akan memfungsionalkan pejabat.
"Dengan adanya perombakan ini, tak ada pejabat yang tidak punya kursi. Pejabat akan tetap menempati kursi tapi berubah secara total," terangnya.
Tim panitia seleksi akan dibentuk pada Januari 2017 untuk melakukan lelang jabatan pengisi dinas yang masih kosong.
"Saya dan Bu Wakil sedang menyusun gambarannya seperti apa. Saya punya tolok ukur simpel yakni kinerja, dedikasi, dan loyalitas,"jelas Hendi.
Hendi ingin kerjasama dengan LAN membuat Kota Semarang memiliki PNS berdaya saing, meningkatkan kreativitas, dan inovasi sehingga mampu melayani publik secara cepat, tepat, dan nyaman.
Kepala LAN Adi Suryanto mengatakan masyarakat berkembang cepat sehingga butuh pemerintahan yang lebih responsif, tanggap, pintar, dan cerdas.
"Perlu proses pembelajaran agar semua lini sektor dapat melakukan perubahan. Jadi perubahannya tidak secara parsial, melainkan serentak bergerak mengawal perubahan ini," ujar Adi.
LAN akan memiliki kegiatan bertajuk Lab Inovasi dengan duduk bersama untuk mulai mengidentifikasi masalah-masalah yang dapat dibedah agar dapat dikembangkan menjadi desain inovasi baru.
"Nanti kami akan memiliki tenaga-tenaga yang dapat dimanfaatkan untuk mendampingi perubahan-perubahan tadi. Harapannya, Desember 2016 ini kami sudah bisa mendisplay dan menunjukkan inovasi-inovasi yang sudah dilakukan Kota Semarang," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mou-pemkot-semarang_20161220_221331.jpg)