Mahasiswa KKN UGM Bantu Bagikan 1.000 Smartphone bagi Masyarakat Pedalaman, Ini Tujuannya

Program yang membuat mahasiswa membaktikan ilmu dan membantu masyarakat ini menarik perhatian Six Capital.

Editor: abduh imanulhaq
TRIBUN JOGJA/KHAERUR REZA
Founder Six Capital Patrick Teng menyerahkan smartphone secara simbolis kepada Rektor UGM Prof Dwikorita Karnawati, Selasa (20/12/2016). 

TRIBUNJOGJA.COM, JOGJA - Six Capital Group membagikan 1.000 unit smartphone kepada masyarakat Indonesia, terutama yang ada di pedalaman.

Tujuannya membantu membangun koneksi antarpulau dan daerah di Indonesia.

Dalam distribusinya, mereka menggandeng mahasiswa program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang cakupannya sampai ke pelosok nusantara.

Setiap tahun, termasuk tahun ini, UGM memang mengirimkan mahasiswa ke seluruh penjuru Indonesia, mulai dari Aceh sampai Papua.

Program yang membuat mahasiswa membaktikan ilmu dan membantu masyarakat ini menarik perhatian Six Capital.

"UGM punya concern pada masyarakat terpencil. Mereka punya keinginan untuk bisa membangun koneksi penghubung antar pulau. Inilah yang membuat kami bersemangat untuk bekerjasama dengan UGM di bawah kepemimpinan Dwikorita (rektor UGM)," ujar Founder dan Director Six Capital, Patrick Teng, saat menitipkan ponsel itu kepada mahasiswa UGM secara simbolis di Balai Senat UGM, Yogyakarta, Selasa (20/12/2016).

Dia menambahkan, UGM sudah banyak bekerjasama dengan pihaknya dalam rangka pengembangan teknologi.

Program pemberian smartphone secara massal itu tidak akan berhenti di sini saja.

Mereka memiliki target ambisius untuk menyalurkan smartphone bagi 25 juta keluarga yang ada di seluruh Indonesia pada 2019.

"Kami ingin setiap keluarga terkoneksi secara digital. Inilah usaha untuk menjadikan Indonesia sebagai negara digital pada 2020, juga untuk mencegah adanya kesenjangan ekonomi," imbuhnya.

Asisten Bidang Keistimewaan Pemda DIY, Didik Poerwadi, yang hadir mengungkapkan kampus adalah salah satu pilar pembangunan.

Dia pun tak heran ketika UGM digandeng untuk menyukseskan program mulia ini.

"UGM punya peran penting dalam pembangunan DIY. Kami percaya bahwa kampus ini akan melakukan pengabdian untuk masyarakat Indonesia melalui KKN," ujarnya. (tribunjogja/khaerurreza)

Sumber: Tribun Jogja
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved