Breaking News:

Jelajah Museum dan Sejarah

Ini Kendaraan Bersejarah yang Dipamerkan di Monumen Palagan Ambarawa

“Ada pula pesawat yang berada di Kalibanteng. Konon juga ada pesawat yang jatuh ke Rawa Pening tapi tidak diangkat bangkainya,” ujar Sudirin

Tribun Jateng/Shela Kusumaningtyas
Truk dodge menjadi saksi pertempuran sengit yang berlangsung di Palagan Ambarawa. 

TRIBUNJATENG.COM - Tak hanya menyaksikan koleksi yang ada di dalam Museum Isdiman dan melihat relief kisah Palagan Ambarawa, pengunjung juga dapat melihat kendaraan bersejarah yang dipamerkan di sekeliling areal Monumen Palagan Ambarawa.

Berikut beberapa kendaraan bersejarah yang ada di sana.

1. Pesawat mustang P51

y
Pesawat cocor merah

Pesawat ini memiliki berat 7.000 kilogram. Dengan panjang 9,81 meter, pesawat ini bisa terbang sampai ketinggian maksimum 7720 meter. Kecepatan jelajah pesawat buatan buatan Gavaller Aircraft Corporation ini umumnya berkisar antara 753 kilometer per jam.

Pesawat ini memiliki kemampuan terbang hingga jarak 3185 kilometer. Menurut Koordinator Museum Isdiman dan Monumen Palagan Ambarawa, Sudirin, pesawat berawak satu orang ini merupakan pesawat milik Skuadron 13 Royal Air Force yang ditembak Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 15 Desember 1945. Hari tersebut ditetapkan sebagai Hari Juang Kartika.

 “Ada pula pesawat yang berada di Kalibanteng. Konon juga ada pesawat yang jatuh ke Rawa Pening tapi tidak diangkat bangkainya,” ujar Sudirin.

Pesawat yang berada di museum ini merupakan satu dari lima pesawat yang dipakai sekutu untuk menyerang para pahlawan Indonesia di pertempuran Palagan Ambarawa. Dua pesawat cocor merah berjenis dakota, sedangkan tiga lainnya berjenis mustang.

Pesawat cocor merah kala itu sangat ditakuti karena memiliki persenjataan yang hebat seperti browning kaliber. Browning kaliber itu memuat rocket launcher sebanyak delapan buah dan bom sebanyak dua buah.

Sudirin mengatakan, ditaruhnya pesawat ini adalah sebagai bentuk penghargaan terhadap usaha para pejuang zaman dulu. “Sekutu senjatanya hebat-hebat, sementara pejuang kita hanya bermodal bambu runcing dan tekad,” ujarnya. Ini menunjukan ketimpangan antara pasukan sekutu dan prajurit Indonesia.

2. Truk Dodge

palagan a
Truk dodge menjadi saksi pertempuran sengit yang berlangsung di Palagan Ambarawa.
Halaman
12
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved