Breaking News:

Polda Metro Jaya Akan Panggil Dwi Estiningsih Terkait Laporan Penghinaan Pahlawan

Jika penyidik cyber crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus menyimpulkan adanya pelanggaran hukum, Dwi akan diboyong dari Yogyakarta.

Editor: abduh imanulhaq
KOMPAS.COM/AKHDI MARTIN PRATAMA
Pengurus Forkapri menunjukkan laporan yang mereka adukan ke polisi di Mapolda Metro Jaya, Rabu (21/12/2016). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan mengatakan pihaknya mulai menyelidiki kasus laporan penghinaan pahlawan dalam uang baru yang dilakukan pemilik akun @estiningsihdwi, Dwi Estiningsih, di Twitter-nya.

"Kami akan lakukan gelar perkara. Nanti akan kami tentukan masuk pidana atau tidak," kata Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (23/12/2016).

Penyidik akan meminta keterangan saksi-saksi dan ahli dalam gelar perkara.

Jika penyidik cyber crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus menyimpulkan adanya pelanggaran hukum, Dwi akan diboyong dari Yogyakarta untuk diperiksa polisi dan berpotensi ditetapkan sebagai tersangka.

"Tentunya kalau hasil gelar perkara ke arah sana (ada unsur pidana), akan kami panggil," tandasnya.

Dwi Estingsih dilaporkan Forum Komunikasi Anak Pejuang Republik Indonesia (Forkapri) ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/6252/XII/2016/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Mereka melaporkan Dwi atas dua cuitan di akun Twitter-nya yang dinilai melukai dan menodai nilai kepahlawanan bangsa terkait desain mata uang baru.

Dwi dilaporkan melanggar Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara. (kompas.com/nibrasnada)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved