Taman Badaan Magelang, Pilihan Rekreasi Keluarga yang Kian Cantik
Berlokasi di antara Jalan Pahlawan dan Jalan Ade Irma Suryani, Kota Magelang, lokasinya tak jauh dari alun-alun
TRIBUNJATENG.COM - Taman kota sejatinya memang menjadi tempat berkumpul bahkan tempat rekreasi masyarakat yang mudah dan murah. Seperti yang terlihat jika Anda berkunjung ke Taman Badaan Magelang.
Berlokasi di antara Jalan Pahlawan dan Jalan Ade Irma Suryani, Kota Magelang, lokasinya tak jauh dari alun-alun, dan tepat di depan Museum Jendral Sudirman.
Sebuah taman kota yang tertata rapi sehingga disulap menjadi tempat rekreasi masyarakat. Bukan hanya dari Magelang, bahkan banyak dikunjungi dari luar kota, seperti Jogja dan Solo.
Cukup komplitnya infrastruktur, wahana, hingga hal yang bisa dilakukan disini menjadi nilai tambah bagi taman ini. Meski luasnya tak begitu luas seperti tempat wisata lainnya di Magelang, tiap sore hari taman ini kerap dipadati wisatawan.

Wahana bermain anak
Dari pantauan Tribun Jateng terdapat toilet umum di dekatnya, kantong parkir yang cukup untuk mobil dan motor, juga tempat ibadah seperti masjid di dekat taman tersebut.
Salah satu yang paling banyak tersedia disini ialah wahana bermain anak. Wahana anak-anak yang bisa dinikmati diantaranya ayunan, perosotan angin, kereta-keretaanan, kolam pancing ikan anak, komed putar, jungkat-jungkit, hingga mobil-mobilan dan motor yang bisa dikendarai di trek yang telah dibuat.
Mobil dan motor mainan tersebut dapat dikendarai di area edukasi lalu lintas yang telah dibuat. Anak-anak pun dapat belajar beberapa rambu lalu lintas yang dipasang. Selain itu juga dapat berfoto dengan belasan patung binatang sambil belajar mengenal hewan.
Harga mainan disini sekitar Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu, saya nyewain perosotan angin Rp 10 ribu sepuasnya. Kalau kereta, mobil-mobilan, pancingan Rp 5 ribu, motor sama mobil yang di trek Rp 10 ribu juga 20 menit, ujar Wawan, salah satu penyedia wahana di Taman Badaan.
Aldi, salah satu wisatawan asal Jogja yang datang bersama temannya mengatakan sengaja berkunjung untuk menikmati kuliner di Sentra Kuliner Taman Badaan.
“Dari Jogja lagi maen aja ke Magelang, terus mau kulineran jadi kesini,” ujar Andi saat ditemui Tribun Jateng, Minggu (11/12/2016).
Menurut Tade, seorang pedagang yang sudah sejak tahun 90an mengatakan, kawasan taman sendiri merupakan kompleks rumah jendral, sejak zaman Kolonial. Sampai sekarang ternyata masih ditempati, seperti bekas kediaman Jendral Sudirman yang kini menjadi museum, juga Kediaman gubernur jendral Akademi Militer (Akmil), dan jajarannya.
“Dulu jendral-jendral itu mungkin butuh taman untuk keindahan atau bermain anak-anaknya, kaya kompleks-kompleks elit aja, makanya bangun taman yang bagus, tapi di renov sampe bagus seperti ini baru selesai November awal tahun 2016,” ujar Tade.
Nama Taman Badaan sendiri ia tak tahu pasti asal usulnya, sejak sebelum ia berjualan sudah bernama derah Badaan, Magelang.
Taman ini terlihat sperti taman yang penuh edukasi, selain banyak patung-patung binatang, wahana jalur lalu lintas untuk pengenalan anak, hingga kawasan taman bunga dengan aneka warna yang berbeda.
“Pas akhir pakan sering kesini, bawa anak-anak. Untuk wisata anak yang murah meriah cukup si, hanya kedepan semoga perawatannya baik, jadi ga rusak, ujar Basuki warga Magelang yang berkunjung bersama isteri dan anak.(Muhammad Irzal Adiakurnia/magang Tribun Jateng)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wahana-bermain-anak_20161223_143146.jpg)