Hampir Setengah Ton Daging Sapi Glonggongan yang Akan dipasok ke Grobogan Digagalkan

Daging sapi glonggongan yang diketahui juga telah membusuk ini diangkut dari wilayah Ampel, Boyolali menggunakan armada tiga unit pick up

Penulis: puthut dwi putranto | Editor: muslimah
Tribun Jateng/puthut dwi putranto
Petugas memeriksa daging sapi glonggongan yang disitanya di Kantor Dinas Peternakan dan Perikanan Grobogan, Jateng, Selasa (27/12/2016) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Puthut Dwi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - 400 kilogram daging sapi glonggongan yang hendak dipasok ke sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah berhasil digagalkan oleh petugas gabungan, di sepanjang jalan raya Purwodadi - Solo, Kecamatan Purwodadi, Selasa (27/12/2016) dinihari sekitar pukul 04.00 WIB.

Razia yang diupayakan oleh Dinas Peternakan, Dinas Kesehatan, Polres Grobogan dan Satpol PP Grobogan ini dalam rangka memastikan peredaran daging sapi di wilayahnya layak konsumsi. Menyusul, pada momen Natal dan Tahun Baru, permintaan akan sembako termasuk daging sapi meningkat signifikan.

Daging sapi glonggongan yang diketahui juga telah membusuk ini diangkut dari wilayah Ampel, Boyolali menggunakan armada tiga unit pick up. Saat dihadang petugas, aroma bau menyengat daging busuk kental tercium, terlebih lagi saat terpal dibuka. Razia yang dimulai selama hampir empat jam ini akhirnya membuahkan hasil.

"Benar saja, setelah kami lakukan uji lab, ratusan kilogram daging sapi yang membusuk ini adalah daging glonggongan atau berkadar air melebihi standar. Rencananya akan diedarkan di sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Grobogan. Daging ini berbahaya apabila dikonsumsi," Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Riyanto kepada Tribun.

Dijelaskan Riyanto, fenomena peredaran daging sapi glonggongan saat momen libur panjang kerap kali terjadi di wilayah Kabupaten Grobogan. Para pemasok yang merupakan pemain lama ini menangkap sinyal adanya permintaan tinggi akan daging sapi dari masyarakat.

"Ratusan daging sapi glonggongan ini kami sita dan segera kami musnahkan. Kami beri pembinaan kepada tiga pelaku lama asal Boyolali ini. Razia ini akan terus kami gencarkan sewaktu-waktu," pungkas Riyanto. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved