Memprihatinkan, Keberadaan Tempat Karaoke di Kudus jadi Tempat Ricuh Residivis Lawan Tentara

'Saya tentara, saya tentara', begitu teriak T, dengan maksud agar mereka berhenti mengeroyoknya.

Penulis: yayan isro roziki | Editor: a prianggoro
Tribun Jateng/Yayan Isro Roziki
Petugas Satreskrim Polres Kudus, melakukan olah tempat kejadian perakara (TKP), di Lobby Cafe, R‎abu (28/12). (yan) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Beredar informasi bahwa Zaenal Arifin alias Bongol, warga Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, yang merupakan korban tewas dalam persitiwa berdarah di Lobby Cafe, Rabu (28/12) kemarin, adalah seorang residivis.

Kasatreskrim Polres Kudus, AKP Kurniawan Daeli, tak membantah hal itu.

Menurut dia, berdasarkan catatan kepolisian, Bongol pernah diringkus aparat lantaran tersandung kasus pencurian dengan pemberatan, pada 2011 silam.

"Iya, pernah ditangkap, karena melanggar Pasal 363 KUHP, pada 2011 silam," kata Kurniawan, Kamis (29/12).

Sementara itu, informasi di lapangan menyebutkan tak jarang ulah Bongol membuat resah masyarakat di lingkungan sekitarnya. Hal itu, lantaran Bongol sering terlibat dalam tindakan yang menjurus ke arah kriminal.

"Sering terlibat dalam perkelahian, atau hal lain," ucap seorang sumber di kepolisian yang enggan disebut namanya.

Di samping itu, sambung sumber tersebut, beberapa kali Bongol juga ditengarai terliat aksi pencurian. Hanya, kasus tersebut tergolong dalam skala kecil.

"Semisal, pencurian tabung gas, sandal, atau barang-barang sepele lain," ujar dia.

Di desanya, Bongol dikenal sebagai jagoan kampung.

"Jarang ada yang mau berususan dengan Bongol, dia jagoan kampung. Orang lihatnya sudah serem, badan gede penuh dengan tato," kata seorang warga, yang mewanti-wanti agar namanya tak disebutkan.

Seorang oknum anggota TNI di jajaran Kodim 0722/Kudus, berinisial T, terlibat dalam peristiwa berdarah di Lobby Cafe, di Jalan Lingkar Kencing, Desa Jatiwetan, Kecamatan Jati, Kudus, Rabu (28/12) sekitar pukul 03.00.

‎Dalam peritiwa itu, seorang pengunjung tempat karaoke tersebut tewas, dengan beberapa luka tusukan di tubuh. Di antaranya, tusukan di dada kanan hingga tembus punggung.

Selain satu korban tewas, seorang lainnya menderita luka-luka di bagian wajah dan leher. Usai mendapat perawatan medis di RSUD dr. Loekmono Hadi, korban luka-luka kemudian ‎menjalani rawat jalan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved