Traffic Update

Agus Berharap Pos Pengganti Tidak Jauh dari Exit Tol

Meski bakal tergusur, sampai saat ini lokasi pengganti pos polisi yang digunakan untuk memantau arus lalu lintas baik dari arah timur Kendal

Agus Berharap Pos Pengganti Tidak Jauh dari Exit Tol
dini suciningrum
Pos Polisi Larasati

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini suciatiningrum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL -- Pos Polisi Larasati yang berada di Pertigaan Jalur Lingkar Desa Sambongsari, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal bakal tergusur akibat terkena proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Batang.

Seperti diketahui, pintu keluar tol (exit) Semarang – Batang yang melintas di wilayah Kabupaten Kendal direncanakan akan dibangun di tiga lokasi, yakni Margomulyo (Pegandon), dan Sumberejo (Kaliwungu) dan Desa Sambongsari (Weleri)  yang akan digunakan untuk pintu keluar tol Semarang-Batang di wilayah Weleri.

Meski bakal tergusur, sampai saat ini lokasi pengganti pos polisi yang digunakan untuk memantau arus lalu lintas baik dari arah timur Kendal maupun dari arah barat Batang belum diketahui.

Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan melalui Kasat Lantas AKP Agus Triyono menghendaki agar lokasi pemindahan di tempat yang baru serta ganti rugi dilakukan  sebelum pos polisi tersebut di bongkar.

Selama belum ada kejelasan ganti rugi dan penggantian pos,  pihaknya tidak memperbolehkan dan tidak menginginkan pos yang masih berdiri agar tidak dibongkar.

“Saya ingin agar ganti kerugian berupa pembangunan kembali pos polisi yang baru dan tentunya tidak jauh dari lokasi semula,” ujarnya, Senin (2/01/2017).

Menurut  Agus, pihaknya belum mengetahui lokasi pengganti  pos polisi yang digusur akibat pembangunan jalan tol tersebut. Meski demikian, dia menegaskan, pos pengganti tidak boleh jauh dari tempat semula, sehingga bisa memantau kondisi arus lalu lintas.

Terlebih di kawasan tersebut akan bertambah ramai karena menjadi pintu keluar tol sehingga keberadaan pos polisi tersebut sangat vital untuk memantau arus lalu lintas di ujung barat Kendal.

"Apabila jalan tol sudah jadi,  diperkirakan bakal terjadi penumpukan kendaraan, karena terdapat tiga akses yakni dari arah Weleri, dari arah tol, dan dari arah barat atau Batandua jadi keberadaan pos polisi tersebut sangat penting," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pengadaan Tanah Jalan Tol Batang-Semarang, Herry Fathurachman, saat dikonfirmasi mengatakan, berdasarkan rapat beberapa waktu lalu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Semarang-Batang akan membangunkan kembali pos polisi.

Soal pemilihan lokasi, akan dicarikan yang tidak jauh dari lokasi sebelumnya. Pemilihan lokasi tentunya melibatkan polisi selaku pemilik bangunan.

“Kami juga berkoordinasi dengan PT Waskita Karya selaku pelaksana proyek tol untuk mencarikan solusi yang terbaik,” kata kepala ATR/BPN Kendal ini melalui sambungan telepone. (*).

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved