Selasa, 2 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wisata Malam

Berfoto Berlatar Kemegahan Tugu Muda di Malam Hari Bisa Jadi Pilihan Jika ke Semarang

Dibandingkan saat siang hari, keindahan Tugu Muda lebih menonjol ketika hari sudah menjadi malam. Puncak Tugu Muda dihiasi oleh lampu merah menyala

Tayang:
Editor: muslimah
Tribun Jateng/maulana ramadhan
Lampu pada Tugu Muda yang berwarna kehijauan 

TRIBUNJATENG.COM - Semarang tersohor dengan bangunan-bangunan klasiknya. Seperti Lawang Sewu dan Gereja Blenduk. Selain memiliki arsitektur yang ikonik, Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah ini juga memiliki bangunan yang kerap disebut ikon Kota Semarang.

Namanya adalah Tugu Muda. Kawasan Tugu Muda yang terletak di pusat kota menjadi daya tarik tersendiri baik bagi warga Kota Semarang ataupun masyarakat luar kota.

Tugu Muda terletak di antara persimpangan jalan utama di Kota Semarang. Yaitu Jalan Pemuda yang menjadi jalur menuju Balai Kota Semarang, Jalan Imam Bonjol arah Stasiun Besar, Jalan Pandanaran yang menghubungkan dengan kawasan Simpang Lima, Jalan Dr. Soetomo bila ingin menuju kawasan Semarang atas dan Jalan MGR Sugiyopranoto yang merupakan akses menuju Bandara Ahmad Yani.

Selain persimpangan jalan, Tugu Muda juga dikelilingi oleh bangunan-bangunan ikonik Kota Semarang, seperti Lawang Sewu, Museum Mandala Bhakti, Gedung Pandanaran dan Gereja Katedral.

Tugu Muda di Malam Hari
Tugu Muda di Malam Hari

Menjadi salah satu pusat kota, membuat kawasan Tugu Muda tak pernah sepi. Saat malam hari, tugu muda menjadi rujukan utama destinasi. Banyaknya pengunjung yang datang disebabkan oleh begitu “hidupnya” kawasan ini dikala malam tiba.

Dibandingkan saat siang hari, keindahan Tugu Muda lebih menonjol ketika hari sudah menjadi malam. Puncak Tugu Muda dihiasi oleh lampu merah menyala.

Di badan dan kaki tugu tersorot lampu berwarna warni yang menambah keindahan. Bangunan yang tinggi menjulang tersebut juga dikelilingi oleh kolam kecil dengan air mancur.

Spot ini tidak pernah ketinggalan untuk diabadikan oleh pengunjung yang datang. Bukan itu saja, kawasan tugu muda juga memiliki taman dan pepohonan yang rindang. Kursi-kursi dan hamparan rumput yang hijau kerap dijadikan tempat bercengkrama bersama keluarga dan sahabat.

Ketika sore hari tiba, kawasan ini mulai dipenuhi oleh pengunjung yang datang. Dengan mudah terlihat orang-orang berdiri sambil menampilkan pose terbaik. Kawasan tugu muda memang terkenal sebagai salah satu spot foto favorit di Kota Semarang.

Seperti yang dilakukan oleh Hidayati. Mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Semarang ini memilih berfoto di Tugu Muda karena sudah menjadi ikon Kota Semarang.

“Ya tertarik karena kan ikon Kota Semarang itu Tugu Muda sama Lawang Sewu. Jadi foto disini dapat semua,” ujar Hidayati yang datang bersama rekan-rekannya.

Pengunjung saat sedang berfoto dengan latar belakang Tugu Muda yang berwarna keunguan
Pengunjung saat sedang berfoto dengan latar belakang Tugu Muda yang berwarna keunguan

Hidayati yang datang mengkhusukan untuk berfoto di Tugu Muda, tidaklah sendirian. Banyak pengunjung-pengunjung lainnya yang berfoto di berbagai penjuru Tugu Muda.

Tugu Muda sendiri dibangun untuk mengenang perjuangan rakyat Semarang di pertempuran heroik Lima Hari di Semarang.

Diresmikan oleh Presiden Ir. Soekarno pada tahun 1953. Menurut Gandung Rahardjo, seorang guide tour Museum Mandala Bhakti, tugu muda adalah lambang perjuangan rakyat Semarang.

“Diatas monumen terdapat desain kobaran api dengan lima lidah api. Api berwarna merah melambangkan  keberanian para pejuang, lima lidah api melambangkan pertempuran selama lima hari yang dilakukan oleh rakyat Semarang,” ujar Gandung. (Maulana Ramadhan/magang tribunjateng)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved